Wartain.com — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, aman, dan ramah anak bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui unggahan resminya di media sosial, DP3A Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar soal angka dan nilai akademik, melainkan proses penting dalam membentuk karakter, keberanian, empati, serta menciptakan masa depan yang lebih adil.
DP3A menekankan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak, tanpa diskriminasi.
Selain itu, lingkungan pendidikan juga harus mampu memberikan rasa aman, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar.
“Komitmen kami adalah memastikan setiap anak—tanpa terkecuali—dapat belajar, tumbuh, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman dan mendukung,” demikian pesan yang disampaikan.
Momentum Hardiknas ini juga menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang pendidikan yang bebas dari kekerasan, ramah anak, serta membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkembang.
DP3A berharap, melalui pendidikan yang setara dan berkualitas, akan lahir generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik. Sebagai penutup, disampaikan pula pesan inspiratif dalam bentuk pantun:
Ke Ciletuh melihat taman batu Sejenak mampir di Pantai Ciemas Mari tekun menuntut ilmu Anak terlindungi menuju Indonesia emas
Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan sistem pendidikan yang berkeadilan dan berorientasi pada perlindungan anak.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
