Wartain.com || Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi mulai melakukan langkah antisipatif dengan menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya sapi.
Program vaksinasi ini difokuskan pada wilayah buffer zone guna menekan potensi penyebaran wabah. Pada tahap awal, kegiatan menyasar empat kecamatan, yakni Cicurug, Cidahu, Bojonggenteng, dan Kalapanunggal.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, menjelaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjamin kesehatan hewan kurban menjelang hari besar keagamaan tersebut.
“Dalam rangka pengendalian dan pencegahan PMK di Kabupaten Sukabumi dan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, kami bekerja sama dengan PT Karyana Gita Utama melaksanakan giat vaksinasi PMK di buffer zone lokasi perusahaan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Pelaksanaan vaksinasi di lapangan melibatkan tim profesional yang terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, serta petugas kesehatan hewan lainnya. Mereka turun langsung ke kandang milik peternak untuk memastikan setiap hewan mendapatkan vaksin sesuai prosedur.
“Kegiatan ini dilaksanakan oleh tenaga profesional untuk menjamin prosedur yang tepat. Kami berharap melalui vaksinasi ini, penyebaran penyakit PMK di Kabupaten Sukabumi dapat dicegah secara maksimal, terutama menjelang Idul Adha tahun 2026 ini,” lanjutnya.
Antusiasme para peternak pun terlihat tinggi dalam mendukung program ini. Mereka berharap vaksinasi dapat meningkatkan kekebalan ternak sehingga masyarakat merasa lebih aman saat melaksanakan ibadah kurban.
“Dengan status kesehatan hewan yang terjaga, kami dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi optimistis pasokan hewan kurban tahun ini akan memenuhi standar kelayakan konsumsi dan bebas dari ancaman virus PMK,” tutupnya.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
