Wartain.com – Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial BS (41) ditemukan meninggal dunia setelah tiba-tiba terjatuh saat mengendarai sepeda motor di kawasan Gang Rawasalak, Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 18.10 WIB.
BS diketahui merupakan warga asal Bojonegoro, Jawa Timur, yang telah menetap di wilayah Baros, Kota Sukabumi.
Ketua Komunitas Ojol Sukabumi Hendra Mulyadi mengatakan, korban diduga baru saja menyelesaikan pesanan mengantar penumpang sebelum mengalami kejadian tersebut.
Menurutnya, korban terjatuh saat hendak berbelok menuju Gang Rawasalak.
“Jadi kejadiannya dari saksi mata, almarhum itu pas belok mau ke Jalan Gang Rawasalak, beberapa meter dari Gang Rawasalak dia terjatuh. Mungkin itu akibatnya motor rusak atau pecah sayap depannya,” kata Hendra, Senin (20/7/2026).
Warga dan sejumlah saksi kemudian berupaya memberikan pertolongan. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
“Pada saat terjatuh ditolong dan dicek denyut nadi dan napasnya ternyata sudah meninggal, jadi bukan kecelakaan atau tindakan kriminal,” tambahnya.
Hendra menjelaskan, identitas korban kemudian ditelusuri oleh rekan-rekan sesama pengemudi ojol. Dari penelusuran tersebut, diketahui BS tinggal di Baros dan telah berkeluarga dengan warga Sukabumi.
“Jadi memang berdasarkan keterangan dari temen ojol juga, setelah kejadian itu langsung ditelusuri sama rekan ojol berdasarkan identitas yang ada di tubuh korban, dan ternyata alamat korban itu di Baros. Aslinya memang bukan orang Sukabumi, tapi nikah sama orang Sukabumi, tinggalnya di Baros,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi sementara yang diterima, korban diduga mengalami kelelahan setelah bekerja mengantar penumpang.
“Informasinya diduga ojol yang kelelahan, sudah nganter penumpang jadi tiba-tiba terjatuh,” sebutnya.
Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Rulli Bahtiarudin membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, korban saat itu mengendarai sepeda motor Honda warna putih dengan nomor polisi D 2739 AAO.
Ade mengatakan, korban tiba-tiba berhenti dan terjatuh. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari mulut.
“Korban berhenti secara tiba-tiba dan terjatuh dan mengeluarkan busa di mulutnya dan korban tidak sadarkan diri lalu saksi memberitahukan kepada warga sekitar untuk dicek bersama-sama,” ujar Ade.
“Setelah dicek, korban dinyatakan meninggal dunia dan selanjutnya saksi menghubungi pihak kepolisian Polsek Gunungpuyuh,” lanjutnya.
Petugas kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi.
Kasus tersebut kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
