Wartain.com – Palang Merah Indonesia (PMI) mengeluarkan imbauan darurat menyusul masuknya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke wilayah Jabodetabek malam ini, Minggu 06/09/2026.
PMI mengajak masyarakat untuk selalu gunakan masker bagi sanak saudara yang beraktivitas di luar ruangan guna menghindari dampak kesehatan.
Erupsi Bisa Bawa Abu Hingga Puluhan KM
Dalam infografis resminya, PMI mengingatkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menghasilkan abu vulkanik yang terbawa angin hingga radius puluhan kilometer.
“LINDUNGI DIRI, KELUARGA & LINGKUNGAN!”
5 Dampak Abu Vulkanik yang Perlu Diwaspadai
1. Gangguan pernapasan – Iritasi mata, hidung, tenggorokan hingga sesak napas
2. Mengganggu aktivitas – Jarak pandang berkurang, transportasi terganggu
3. Merusak atap & peralatan – Abu yang menumpuk dapat merusak bangunan
4. Berdampak pada tanaman- Menghambat fotosintesis dan menurunkan hasil panen
5. Mencemari sumber air – Abu dapat mencemari sumur dan sumber air bersih
5 Cara Lindungi Diri Anda
PMI merekomendasikan langkah berikut:
1. Gunakan masker – Terutama saat di luar rumah
2. Gunakan kacamata pelindung
3. Tutup pintu dan jendela
4. Minum air putih yang cukup
5. Cuci tangan & wajah setelah beraktivitas
Apa yang Harus Dilakukan?
1. Pantau informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan PMI
2. Hindari aktivitas di luar ruangan jika hujan abu terjadi
3. Bersihkan abu vulkanik dari atap secara hati-hati agar tidak roboh
4. Tutup rapat tempat penampungan air bersih
5. Segera hubungi layanan darurat jika membutuhkan bantuan
Catatan Penting untuk Warga Jabodetabek
Dengan masuknya abu ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, warga diminta tidak panik namun tetap waspada. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma/ISPA disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Tetap ikuti update resmi dari PVMBG, BPBD, dan PMI agar tidak termakan hoaks.***
Editor: Aab Abdul Malik
(SRM)
