Wartain.com || Menjelang peringatan Hari Jadi Kota Sukabumi yang jatuh pada 1 April mendatang, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menekankan pentingnya membangun budaya sadar lingkungan melalui kekuatan media sosial.
Hal itu ia sampaikan saat meninjau pembuatan konten pengelolaan sampah di Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (24/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bobby tidak hanya melihat praktik pengelolaan sampah dari dekat, tetapi juga mengamati bagaimana kegiatan tersebut dikemas dan disebarluaskan melalui platform digital.
“Yang saya sampaikan tentu saja terima kasih kepada bapak camat. Beliau sangat aktif berkomunikasi. Terkait agenda menjelang peringatan Hari Jadi Kota Sukabumi pada 1 April mendatang, di mana akan diumumkan tiga besar pemenang pengolahan sampah dalam karnaval di Balai Kota Sukabumi dan diberikan hadiah secara langsung,” ujarnya.
Menurut Bobby, penyebaran konten positif mengenai pengelolaan sampah menjadi strategi efektif untuk menumbuhkan kesadaran bersama. Ia mengapresiasi camat, lurah, para ketua RW dan RT, kader Posyandu, hingga ibu-ibu yang aktif membagikan kegiatan pengelolaan sampah di media sosial.
Baginya, unggahan sederhana dapat menjadi inspirasi luas jika dilakukan secara konsisten. Bahkan, ia mengaku kerap merespons dan membagikan ulang konten-konten tersebut sebagai bentuk dukungan moral sekaligus motivasi.
Bobby juga mendorong warga untuk menjadikan media sosial sebagai ruang edukasi publik. Konten pengelolaan sampah, kata dia, bukan sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan bagian dari gerakan perubahan perilaku masyarakat.
Di Gunungpuyuh sendiri, konsep pengelolaan sampah yang dikembangkan menitikberatkan pada pendekatan dari hulu, yakni dimulai dari rumah tangga. Warga didorong melakukan pemilahan dan pengolahan awal sebelum sampah dikirim ke tempat pembuangan akhir.
Pendekatan ini dinilai mampu menekan volume sampah sekaligus membangun kebiasaan ramah lingkungan sejak lingkup keluarga. Dengan kolaborasi antara pemerintah wilayah dan masyarakat, gerakan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi kecamatan lain di Kota Sukabumi.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
