26.7 C
Jakarta
Minggu, September 6, 2026

Latest Posts

6 Provinsi di Jawa dan Sumatera Terdampak Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Wartain.com – Berdasarkan analisis citra satelit dan data BMKG terbaru, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada September 2026 tercatat meluas dan menjangkau 6 provinsi di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera.

Potensi hujan abu menjadi perhatian serius bagi masyarakat di wilayah yang dilintasi sebaran abu.

Daftar 6 Provinsi Terdampak Sebaran Abu Vulkanik

Berikut wilayah yang terdampak berdasarkan data terbaru:

1. Banten

Wilayah terdekat seperti *Kabupaten Serang, Pandeglang, Kota Cilegon, dan Tangerang* mengalami *hujan abu*.

2. Lampung

Wilayah pesisir dan Kota Bandar Lampung terpapar sebaran abu vulkanik.

3. Jawa Barat

Termasuk wilayah Bandung Raya dan daerah lain di Jawa Barat bagian barat.

4. DKI Jakarta

Kualitas udara di wilayah Ibu Kota berpotensi menurun akibat partikel abu halus.

5. Bengkulu

6. Sumatera Barat

Data ini dihimpun dari analisis citra satelit dan pemantauan BMKG terkait erupsi Gunung Anak Krakatau pada September 2026.

Imbauan untuk Wilayah Terdampak
Dengan meluasnya sebaran abu, masyarakat di 6 provinsi tersebut diimbau untuk:

– Menggunakan masker KN95/KN saat beraktivitas di luar rumah
– Menutup pintu dan jendela rapat-rapat
– Melindungi mata dengan kacamata
– Memantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BNPB
– Menghindari aktivitas di radius 3 km dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau

Sebelumnya, BNPB juga telah menetapkan status Level III Siaga untuk Gunung Anak Krakatau dan meminta masyarakat pesisir Banten dan Lampung menjauhi kawasan gunung.

Selain itu, dampak erupsi juga menyebabkan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta pada 6 September 2026 karena keselamatan penerbangan.

Warga diminta tetap tenang namun waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah setempat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.