Wartain.com – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau membuat masyarakat perlu waspada terhadap sebaran abu vulkanik. Perlu diketahui, abu vulkanik tidak sama dengan debu biasa dan penanganan yang salah justru bisa berbahaya.
Abu vulkanik mengandung silika yang sifatnya tajam. Jika dibersihkan dengan cara salah dan terkena air, abu ini bisa mengeras seperti “semen”.
Berikut 7 tips mitigasi abu vulkanik yang bisa langsung dipraktikkan:
1. Bersihkan Halaman dengan Cara Benar
Jangan buru-buru menyiram. Tunggu hujan reda dulu. Saat membersihkan, cukup semprot atau sapu pelan-pelan.
Hindari menyiram pakai ember karena air berlebih bisa membuat abu mengeras dan membentuk lapisan seperti semen di lantai.
2. Hati-hati Saat Bersihkan Kaca & Mobil
Silika pada abu bersifat tajam dan bisa menggores. Wajib siram dengan air terlebih dahulu sebelum mengelap kaca, body mobil, atau kacamata. Jangan langsung dilap kering karena bisa menyebabkan baret.
3. Upgrade Masker Anda
Lupakan masker bedah berwarna hijau. Gunakan masker KN95/KN agar lebih efektif menyaring partikel halus.
Tips: basahi sedikit bagian luar masker agar debu lebih mudah menempel. Akan lebih baik jika ditambah kacamata safety untuk melindungi mata.
4. Jika Mata Kemasukan Abu
JANGAN DIKUCEK. Mengucek mata justru akan membuat abu semakin masuk dan menyebabkan iritasi lebih parah.
Langkah yang benar: langsung bilas mata dengan air mengalir sampai bersih.
5. Segera Cuci Motor dan Mobil
Abu vulkanik memiliki sifat asam. Jika dibiarkan menempel terlalu lama dapat memicu karat pada kendaraan.
Karena itu, segera cuci kendaraan setelah terpapar abu. Jangan hanya dilap kering.
6. Tutup Semua Celah Rumah
Cegah abu masuk ke dalam rumah dengan menutup rapat ventilasi, jendela, dan pintu.
Gunakan koran atau kertas untuk menyumpal celah. Sekali abu masuk, bisa butuh waktu seminggu untuk membersihkannya secara total.
7. Jangan “Sok Kuat” Tanpa Pelindung
Beraktivitas di luar tanpa masker saat udara penuh abu sama dengan menghirup serpihan beling. Risikonya adalah ISPA dan iritasi serius.
Lebih baik merasa sedikit sumpek pakai masker daripada harus ke rumah sakit.
Pesan penting: Jaga diri, jaga keluarga, jaga kesehatan.
Dengan mengikuti langkah mitigasi di atas, risiko dampak kesehatan dan kerusakan properti akibat abu vulkanik dapat diminimalkan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(SRM)
