Wartain.com – Nusa Putra University (NPU) kembali menorehkan prestasi nasional. Di tahun 2026, kampus asal Sukabumi ini berhasil meraih Hibah Penelitian dan Hilirisasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dengan total pendanaan lebih dari Rp6 miliar.
Pencapaian ini didapat setelah bersaing ketat di tingkat nasional. Lolosnya NPU menegaskan bahwa kualitas riset dan inovasi sivitas akademika kampus terus meningkat dan berorientasi pada solusi nyata.
Sebagai bentuk apresiasi, Nusa Putra University menggelar acara penandatanganan kontrak dan serah terima pendanaan secara seremonial. Hadir Rektor, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Direktur RCSU/LPPM, serta jajaran pimpinan universitas.
Pada skema hibah tahun ini, 12 dosen NPU dinyatakan lolos. Mereka berasal dari berbagai disiplin ilmu dan jenjang program studi.
Tiga di antaranya adalah Guru Besar: Prof. Deden Witarsyah dari Magister Teknik Informatika, Prof. Teddy Mantoro dan Prof. Media Anugrah dari Program Doktor Ilmu Komputer.
Sembilan dosen lainnya yaitu Utomo dari PGSD, Endah Pertiwi dari Hukum, Muhamad Muslih dari Sistem Informasi, Anggun Fergina dari Teknik Informatika, Anang Suryana dan Bayu Indrawan dari Teknik Elektro, Daniel Arie Susanto dan Selfin Anugrah Amdani dari Teknik Sipil, serta Chiquita Maharani dari Manajemen.
Dana hibah ini akan digunakan untuk mengembangkan riset-riset strategis. Targetnya tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, tetapi juga mendorong hilirisasi menjadi produk, teknologi, dan inovasi yang bisa langsung digunakan masyarakat dan industri.
Rektor Nusa Putra University, Dr. Kurniawan, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan Kemdiktisaintek. Ia menegaskan hibah ini adalah amanah besar.
“Pendanaan lebih dari Rp6 miliar ini bukan hanya prestasi institusi, tetapi amanah untuk menghasilkan penelitian yang menjawab tantangan masyarakat. Kami ingin setiap riset tidak berhenti di jurnal, tapi dihilirisasi menjadi inovasi yang bermanfaat bagi industri, pemerintah, dan masyarakat luas,” ujarnya.
Menurut Rektor, capaian ini juga mencerminkan semakin kompetitifnya kualitas dosen NPU di kancah nasional. Ke depan, kampus akan terus memperkuat kolaborasi lintas disiplin, kemitraan dengan industri, dan jejaring internasional.
Direktur RCSU/LPPM NPU menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari pembinaan berkelanjutan mulai dari penyusunan proposal, pendampingan substansi, hingga evaluasi. “Kami membangun budaya riset melalui kolaborasi multidisiplin dan penguatan roadmap agar riset kami relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional,” jelasnya.
Salah satu penerima hibah juga mengungkapkan kebanggaannya. “Dukungan ini memberi kami ruang untuk riset lebih komprehensif dan memperluas kolaborasi. Tanggung jawab kami adalah memastikan hasilnya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi Nusa Putra University sebagai kampus yang unggul dalam riset, inovasi, dan pengabdian. Lebih dari sekadar nilai pendanaan, hibah ini menjadi bukti nyata komitmen NPU dalam menghadirkan penelitian berdampak bagi daya saing bangsa dan kesejahteraan masyarakat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(LT)
