26.7 C
Jakarta
Selasa, September 8, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Perkuat Ekonomi Daerah, Dorong UMKM hingga Investasi

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi terus mencari berbagai cara untuk memperkuat perekonomian daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Penguatan fiskal, peningkatan konsumsi masyarakat, investasi hingga pemberdayaan UMKM menjadi sejumlah sektor yang mendapat perhatian.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor. Menurutnya, berbagai potensi ekonomi harus bergerak secara bersamaan agar memberikan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

“APBD, konsumsi masyarakat, investasi, dan aktivitas perdagangan memiliki peran penting dalam menjaga pergerakan ekonomi sekaligus memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat,” ujar Ayep Zaki.

Dari sisi fiskal, Pemkot Sukabumi terus mendorong optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah. Sejumlah sektor perpajakan, di antaranya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas fiskal daerah.

Ayep menilai, kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan. Pendapatan yang dihimpun pemerintah, kata dia, pada akhirnya harus kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui program pembangunan dan pelayanan publik.

“APBD ini adalah uang rakyat yang dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk program. Karena itu, kita harus memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat pendapatan daerah, Pemkot Sukabumi juga mengarahkan pembangunan ekonomi pada sektor produktif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program peningkatan kapasitas pelaku usaha. Salah satunya Pelatihan Design & Membatik yang digelar Dinas Koperasi Kota Sukabumi bersama Dekranasda dan Bank BJB pada 8–10 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 75 peserta yang terdiri dari peserta pemula dan pelaku UMKM. Pelatihan dirancang tidak sekadar memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mengembangkan produk bernilai ekonomi.

Batik menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif yang terus dikembangkan di Kota Sukabumi. Selain batik, terdapat pula potensi kerajinan bambu hingga produk kuliner yang dinilai memiliki peluang untuk terus dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

Menurut Ayep, pengembangan UMKM membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan. Peningkatan kualitas produk harus dibarengi dengan penguatan desain, kemampuan produksi, pemasaran, hingga akses terhadap pembiayaan.

“Pengembangan potensi tersebut membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan agar produk UMKM semakin memiliki daya saing dan mampu menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Pemkot Sukabumi juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem usaha. Kolaborasi dengan perbankan, dunia usaha, komunitas, serta masyarakat dinilai penting untuk memperluas akses permodalan sekaligus membuka pasar bagi produk lokal.

“Sinergi antarpihak diperlukan untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan keterampilan, memperkuat pemasaran, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru,” ujarnya.

Bagi Pemkot Sukabumi, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak semata-mata dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga menempatkan peningkatan kesempatan kerja dan usaha, penguatan UMKM, peningkatan keterampilan masyarakat serta kesejahteraan warga sebagai indikator penting.

Ke depan, Pemkot Sukabumi menargetkan aktivitas ekonomi daerah terus tumbuh dengan tetap menjaga stabilitas harga dan inflasi. Penguatan kapasitas fiskal diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan sektor-sektor produktif di tengah masyarakat.

Dengan memperkuat peran pemerintah sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha, perbankan, komunitas dan masyarakat, Pemkot Sukabumi berharap terbentuk ekosistem ekonomi yang semakin produktif, kompetitif dan mampu memberikan manfaat secara luas.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.