Wartain.com || Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat tengah mempercepat penyusunan petunjuk teknis dan pedoman operasional Sekolah Manusia Unggul (Maung). Proses ini dikerjakan secara maraton agar implementasi program bisa segera berjalan.
Kepala Disdik Jabar, Purwanto, menyebut pihaknya juga menyiapkan skema Penerimaan Murid Baru (SPMB) khusus Sekolah Maung. Tahapan seleksi akan dilakukan bertahap dan tidak mengganggu proses penerimaan siswa di sekolah reguler.
“Juknis, pedoman, termasuk SPMB-nya sedang kami susun secara maraton setiap hari. Untuk payung hukumnya, seleksi ini akan terpisah dan menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub),” kata Purwanto, Kamis (23/4/2026).
Purwanto menjelaskan, Sekolah Maung akan hadir merata di seluruh Jawa Barat. Setiap kabupaten/kota memiliki satu Sekolah Maung setara SMA, dan tiap cabang dinas wilayah memiliki satu Sekolah Maung setara SMK.
Dengan komposisi itu, total ada 40 Sekolah Maung yang disiapkan. Rinciannya, 27 unit setingkat SMA dan 13 unit setingkat SMK yang tersebar sesuai pembagian wilayah administrasi pendidikan.
Untuk jenjang SMK Maung, program keahlian disusun menyesuaikan kebutuhan dan potensi masing-masing daerah. Kurikulumnya dirancang khusus agar relevan, adaptif, dan berkelanjutan mengikuti perkembangan industri lokal.
Terkait daya tampung, Purwanto menyebut satu rombongan belajar (rombel) di Sekolah Maung diperkirakan berisi 32 siswa. Jumlah ini dinilai ideal untuk menjaga kualitas pembelajaran di kelas.
Kebijakan jumlah siswa per rombel itu diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman. Interaksi antara guru dan siswa juga bisa lebih efektif sehingga capaian pembelajaran lebih optimal.
Selain siswa, seleksi guru Sekolah Maung juga akan dilakukan secara khusus. Disdik Jabar akan menyesuaikan kompetensi dan kebutuhan setiap sekolah agar sejalan dengan visi Sekolah Maung.
Dengan juknis dan Pergub yang sedang dikebut, Disdik Jabar menargetkan SPMB Sekolah Maung bisa segera dibuka. Program ini diharapkan jadi terobosan untuk mencetak SDM unggul Jawa Barat yang siap bersaing.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Ujeng)
