Wartain.com – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Junanjah Jajah Nurdiansyah, menghadiri acara Haul Akbar & Silaturahmi Keluarga Besar Mama KH. Marzuqi. Acara keagamaan tersebut digelar secara khidmat di Pondok Pesantren Al Marzuqiyyah, Kampung Cikurutug, Desa Cibodas, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (7/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Perjuangan Merawat Sanad Keilmuan, dan Mempererat Ukhuwah” ini dihadiri oleh para sesepuh, guru, alim ulama, serta ratusan jemaah. Kehadiran H. Junanjah Jajah Nurdiansyah di tengah-tengah jemaah bukan sekadar dalam kapasitasnya sebagai anggota legislatif, melainkan juga sebagai bagian dari garis keturunan atau anak cucu dari leluhur yang diperingati.
Dalam sambutannya, legislator yang kini duduk di Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut mengingatkan seluruh keluarga besar dan masyarakat yang hadir untuk senantiasa menjaga komunikasi agar hubungan persaudaraan tidak merenggang. Ia menekankan bahwa momentum haul harus menjadi wadah pemersatu sekaligus sarana meneladani jalur keilmuan para tokoh agama terdahulu.
“Mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena tidak akan banyak cerita, yang jelas silaturahmi ini dalam rangka kegiatan haul akbar Mama Haji, mudah-mudahan menjadi jalan (wasilah) bagi kita semua agar dipanjangkan keturunan kita, anak cucu kelak, jangan putus komunikasi, yang jelas kita harus banyak bersilaturahmi, amin,” ujar Junanjah di hadapan para jemaah.
Selain menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan penguatan ukhuwah, Junanjah juga memanfaatkan momentum tatap muka ini untuk menyerap aspirasi warga di bidang kemitraan Komisi III, seperti pertanian dan perikanan. Tidak hanya itu, ia juga memberikan jaminan kemudahan akses pelayanan administrasi sosial serta penanganan kesehatan darurat bagi warga setempat yang membutuhkan penanganan langsung di rumah sakit rujukan seperti RSUD Sekarwangi maupun RSUD Palabuhanratu.
“Bagi warga yang sakit mendadak, bawa saja langsung ke rumah sakit mau ke Sekarwangi atau ke Palabuhanratu saya yang bertanggung jawab. Sumpah, telepon saja saya! Kita semua anak saudara harus bersatu, jangan dibuat pusing. Masukkan saja informasinya ke grup, nanti ada yang mengurus sampai beres” tegasnya.
Acara haul akbar yang juga memuat pesan lokal “Urang silih anjangan, tong pegat duduluran” (Kita saling mengunjungi, jangan putus persaudaraan) ini ditutup dengan doa bersama untuk para leluhur serta keselamatan dan keberkahan bagi kemajuan masyarakat di Kabupaten Sukabumi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
