26.7 C
Jakarta
Kamis, Oktober 22, 2026

Latest Posts

Hari Santri Nasional 2026, Yudi Suryadikrama: Santri adalah Penjaga Demokrasi dan Keutuhan NKRI

Wartain.com – Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang jatuh pada 22 Oktober menjadi pengingat bahwa perjalanan demokrasi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa dilepaskan dari peran santri.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDIP, Yudi Suryadikrama, SH, menegaskan, santri adalah elemen strategis penjaga demokrasi yang beradab dan penjaga keutuhan NKRI.

“Jika kita bicara demokrasi yang sehat, maka kita bicara tentang etika, adab, dan kemaslahatan. Itu semua ada dalam diri santri. Santri tidak diajarkan untuk mencaci, tapi untuk menasehati. Tidak diajarkan memecah belah, tapi merajut persatuan,” ujar Yudi, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi ini, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, sejarah telah mencatat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang digelorakan Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari menjadi bukti nyata bahwa santri adalah garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa. Semangat itu harus terus hidup dalam konteks demokrasi hari ini.

Ada tiga alasan mengapa santri layak disebut penjaga demokrasi dan NKRI:

1. Penjaga Moral Demokrasi

Santri menjaga agar demokrasi tidak kebablasan menjadi liberal tanpa etika. Prinsip musyawarah, tabayyun, dan ukhuwah yang diajarkan di pesantren adalah fondasi demokrasi Pancasila yang sesungguhnya.

2. Benteng dari Radikalisme dan Disintegrasi

Di tengah ancaman paham transnasional dan hoaks pemecah bangsa, santri dengan Islam moderatnya menjadi benteng paling kokoh. Santri cinta NKRI bukan karena paksaan, tapi karena ajaran hubbul wathan minal iman.

3. Kekuatan Sipil yang Kritis dan Konstruktif

Santri adalah civil society yang kritis namun solutif. Ia tidak apatis terhadap politik, namun tidak terjebak pada politik praktis yang pragmatis. Ia hadir untuk mengawal agar kekuasaan tetap pada jalurnya demi kemaslahatan umat.

“Demokrasi tanpa moral akan liar, NKRI tanpa santri akan rapuh. Karena itu, di Hari Santri 2026 ini, kita harus memastikan negara hadir untuk memperkuat pesantren, dan santri terus hadir untuk memperkuat negara,” tegasnya.

Ia berharap momentum Hari Santri 2026 ini dapat memperkuat sinergi antara pesantren, pemerintah, TNI-Polri, organisasi keagamaan, dan insan pers dalam merawat demokrasi dan menjaga keutuhan NKRI dari Sabang sampai Merauke.

“Selamat Hari Santri Nasional 2026. Santri Hebat, Demokrasi Kuat, NKRI Utuh,” tutupnya.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.