26.7 C
Jakarta
Selasa, Maret 17, 2026

Latest Posts

Keutamaan Puasa di Hari ke-Enam pada Bulan Ramadan

Wartain.com || Sejak hari pertama hingga hari ke-6 puasa Ramadhan 1447 H ini, umat Islam bisa berlomba-lomba meraih keberkahan di bulan suci ini.

Berburu fadhilah atau keutamaan puasa hari ke-6 Ramadhan 2026 dapat cara untuk memompa semangat beribadah agar mendapat kesempurnaan.

Melalui puasa, seorang hamba dilatih secara fisik dan dididik secara batin untuk meraih derajat ketakwaan yang menjadi puncak dari segala ibadah.

Menurut sabda Rasulullah SAW yang menegaskan betapa besarnya nilai pengampunan di bulan suci ini. Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadis sahih:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jika umat muslim mengetahui fadhilah puasa hari ke-6 Ramadhan 1447 H, diharapkan setiap Muslim di tahun 2026 dapat menjalani sisa hari Ramadhan dengan penuh keikhlasan, serta menjadikan setiap waktu senggangnya sebagai ladang untuk berzikir dan membaca Al-Qur’an.

Fadhilah Puasa Hari ke-6 Ramadhan 1447 H

Merujuk Kitab “Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah”, tentang keutamaan bulan Ramadhan yang ditulis oleh Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi.

Keutamaan Puasa Hari ke-6 Ramadhan 1447 H adalah Allah SWT memberi kalian di surga Darus Salam seratus ribu kota.

Di setiap kota seratus perkampungan, di setiap perkampungan seratus ribu rumah, di setiap rumah seratus ribu tempat tidur dari emas yang panjang, setiap tempat tidur panjangnya seribu hasta.

Di atas tempat tidur terdapat bidadari sebagai pasangan yang berhias dengan tiga puluh ribu perhiasan dari permata putih dan permata merah, dan setiap bidadari membawa seratus pelayan.

Bacaan Doa Hari ke-6 Ramadhan 1447 H

Yaa Allah! Janganlah Engkau Hinakan aku Karena Perbuatan Maksiat Terhadap-Mu,

Dan Janganlah Engkau Pukul aku Dengan Cambuk Balasan-Mu.

Jauhkanlah aku Dari Hal-Hal Yang Dapat Menyebabkan Kemurkaan-Mu, Dengan Anugerah Dan Bantuan-Mu.

Wahai Puncak Keinginan Orang-Orang Yang Berkeinginan!

Allāhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Doa ini menunjukkan inti dari Ramadan itu sendiri, yaitu permohonan ampun. Ramadan bukan hanya bulan menahan lapar dan dahaga, tetapi bulan penyucian diri.***

*Berbagai Sumber

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.