26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

Pasar Peninggalan Ridwan Kamil Pernah Ramai, Kini Sepi; Pemkot Sukabumi Siapkan Strategi Menghidupkan Kembali

Wartain.com || Pasar Lembursitu yang berada di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pernah menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat beberapa tahun lalu. Pasar yang berada di kawasan Pelabuhan II ini dahulu cukup ramai oleh aktivitas jual beli, bahkan menjadi pilihan alternatif warga Kota maupun Kabupaten Sukabumi selain Pasar Pelita dan Pasar Gudang yang lokasinya dinilai lebih jauh.

Tingginya aktivitas perdagangan di pasar tersebut sempat mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui program Pasar Rakyat Jabar Juara, Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk melakukan renovasi Pasar Lembursitu agar lebih representatif.

Peresmian wajah baru pasar itu dilakukan pada Sabtu, 8 Januari 2022. Saat itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Atalia Praratya hadir langsung didampingi Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Namun kondisi bangunan yang telah diperbarui ternyata tidak otomatis mendongkrak jumlah pengunjung. Sekitar satu tahun setelah diresmikan, aktivitas di pasar mulai menurun. Banyak pedagang yang akhirnya memilih meninggalkan kiosnya karena sepinya pembeli.

Dalam kurun waktu hampir tiga tahun terakhir, Pasar Lembursitu praktis mengalami masa mati suri. Pasar yang dulunya menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli kini lebih sering terlihat lengang dengan banyak kios yang tidak lagi beroperasi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Een Rukmini, menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama sepinya aktivitas di pasar tersebut adalah perubahan jalur angkutan umum mobil Elf jurusan Pajampangan yang dipindahkan ke Terminal Tipe C Sukabumi.

“Menurut informasi dari para pedagang,
setelah mobil Elf dipindahkan ke Terminal Tipe C, akses penumpang menjadi jauh dari pasar. Karena itu ada permohonan agar angkutan umum bisa kembali masuk ke area pasar,” ujar Een, Kamis (5/3/2026).

Sebelumnya, Pasar Lembursitu memang dikenal sebagai salah satu titik transit mobil Elf rute Pajampangan menuju Kota Sukabumi. Pemerintah Kota Sukabumi kini berencana menghidupkan kembali fungsi tersebut dengan menjadikan pasar sebagai lokasi transit angkutan tersebut.

Selain itu, angkutan kota trayek 03 jurusan Lembursitu–Odeon yang selama ini menjadi penghubung penumpang mobil Elf juga direncanakan kembali ngetem di kawasan Pasar Lembursitu.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, terutama Dinas Perhubungan Kota Sukabumi. Hal ini dilakukan agar penataan jalur angkutan tidak menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi.

“Selama ini angkot berhenti di pinggir jalan. Nanti rencananya akan diarahkan masuk ke dalam area pasar, begitu juga dengan mobil Elf sehingga bisa memutar dan melintas melalui area tersebut,” jelasnya.

Di samping penataan transportasi, pemerintah juga akan melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendukung pasar. Saat ini Pasar Lembursitu memiliki total 53 kios serta 26 los yang akan dioptimalkan kembali pemanfaatannya.

Beberapa perbaikan yang direncanakan antara lain pemasangan kanopi atau awning sebagai tempat menunggu penumpang serta pengaspalan area parkir untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung.

“Kami akan menyesuaikan perbaikan dengan kebutuhan. Pak Wali Kota juga menginstruksikan agar area parkir segera diaspal supaya aktivitas di pasar bisa lebih nyaman,” kata Een.

Selain pembenahan fasilitas, Diskumindag juga berencana menjalin komunikasi dengan para bandar atau distributor besar.
Tujuannya agar harga sejumlah komoditas di Pasar Lembursitu dapat lebih kompetitif dibandingkan pasar lainnya.

“Saya juga ingin berkoordinasi dengan para distributor atau pelaku usaha, bagaimana jika harga barang di sini bisa lebih murah dibandingkan di pasar lain sehingga menarik minat pembeli,” tambahnya.

Sebagai langkah awal untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar, Pemerintah Kota Sukabumi saat ini tengah menggencarkan promosi Pasar Lembursitu. Pendaftaran bagi para pedagang pun telah dibuka, baik melalui media sosial maupun secara langsung di lokasi pasar.

Upaya reaktivasi juga dilakukan melalui kegiatan Festival Ekonomi Semesta (Festa) yang digelar selama bulan Ramadan dan diberikan secara gratis bagi para pedagang.

“Sekarang kami buka pendaftaran terlebih dahulu. Kalau kios sudah terisi, aktivitas bisa langsung berjalan sambil menunggu akses angkutan umum kembali normal. Biaya sewanya juga cukup terjangkau, kios paling mahal sekitar Rp3 juta per tahun atau sekitar Rp8 ribu per hari, sedangkan los hanya Rp2 ribu per hari,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.