26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Prabowo Lantik 6 Pejabat dan Lakukan Rotasi Strategis di Istana Negara 

Wartain.com || Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan penyegaran di jajaran pemerintahannya dengan melantik enam pejabat baru sekaligus merotasi sejumlah posisi penting. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026).

Dalam perombakan tersebut, Jumhur Hidayat dipercaya mengemban tugas sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol. Sementara itu, Hanif Faisol tidak keluar dari lingkar kabinet, melainkan mendapat amanah baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Rotasi juga menyasar posisi strategis di lingkar Istana. Muhammad Qodari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), kini ditugaskan memimpin Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI). Jabatan KSP kemudian diisi oleh Dudung Abdurrachman yang sebelumnya menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.

Di sisi lain, Hasan Nasbi kembali masuk dalam lingkar kekuasaan setelah dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Sementara itu, Abdul Kadir Karding yang sebelumnya menjabat Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), kini dipercaya memimpin Badan Karantina Indonesia.

Pelantikan berlangsung khidmat dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden. Para pejabat berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar 1945 serta berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.

Perubahan susunan pejabat ini ditetapkan melalui sejumlah Keputusan Presiden Republik Indonesia, di antaranya Keppres Nomor 51/P Tahun 2026 terkait pengangkatan dan pemberhentian menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Selain itu, terdapat Keppres Nomor 52/P mengenai pergantian Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Bakom RI, Keppres Nomor 53/P Tahun 2026 tentang pengangkatan penasihat khusus presiden, serta Keppres Nomor 50/TPA Tahun 2026 terkait jabatan pimpinan tinggi di Badan Karantina Indonesia.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya Presiden untuk memperkuat efektivitas kinerja pemerintahan sekaligus menjawab tantangan strategis di berbagai sektor.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.