Wartain.com || Pondok Pesantren Terpadu Al Istiqomah Gunungguruh, melaksanakan Program Pembekalan santri akhir, dengan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dengan nama Perkampungan Santri.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu media dari visi dan misi Pesantren. Kedalaman Spritual, Ketajaman Nalar, Mental Keswadayaan, dan Peka Terhadap Problematika Sosial, adalah 4 Khitah juang Pesantren. Hal ini bisa dipraktekkan oleh anak-anak santri selama kegiatan berlangsung.
Sementara untuk tempat kegiatan akan dilaksanakan di Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, dengan jumlah peserta terdiri dari 20 Putra dan 20 Putri, yang dilaksanakan dari tanggal 05 Mei sampai dengan 25 Mei 2025.
Sebelum pemberangkatan rombongan dilepas langsung oleh Ketua Umum Yayasan Al Istiqamah Nusantara, H. Sihabudin, SE. Beliau mengungkapkan, kegiatan PKL oleh santri harus dijadikan patokan kegiatan pembelajaran sebenarnya, sebelum para santri kembali ke masyarakat.
“Ini harus dijadikan tolok ukur pembelajaran yang sesungguhnya, sebelum kembali ke keluarga dan masyarakat luas. Apa yang sudah dipelajari di pondok, dikembangkan dan diapdupadankan dengan kehidupan masyarakat yang ada di tempat PKL,” ungkap Budi sapaan karib Sihabudin kepada wartain.com.

“Sehingga, setelah mereka selesai PKL, ilmu yang didapat akan bertambah, dan tentunya akan semakin percaya diri kembali ke masyarakat, karena sudah ditempa dengan interaksi yang inten dengan sejumlah komunitas masyarakat di tempat PKL,” tambah Budi.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Pondok Pesantren Al Istiqamah, Ustadz Asep Saefulrahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada PKL tersebut meliputi : bidang Pengajaran, Sosial, Ekonomi, maupun Pemerintahan.
“Mereka akan melakukan observasi kaitan demografi desa, mengajar di sekolah, mengajar ngaji di majlis, kerja bhakti, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya, seperti bercocok tanam,” ucapnya.
“Kami berharap, semua peserta PKL dapat mempraktekkan ilmu dan teori-teori yang sudah di dapat di pondok. Serta diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat luas,” harapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Cikahuripan U. Malik Jafar dalam sambutannya ikut mendoakan agar apa yang direncanakan oleh Ponpes Al Istiqamah khususnya para santri, mendapatkan tambahan bekal ilmu dalam bidang apapun.

“Mudah-mudahan, kegiatan PKL ini menambah keberkahan bagi desa dan masyarakat, bisa menjadi pembelajaran bekal hidup dimasyarakat. Khususnya para santri yang akan praktek dapat tambahan ilmu pula ketika berbaur dengan masyarakat,” ucap Kades.
Kades menjelaskan, Desa Cikahuripan memiliki potensi ekonomi, budaya, maupun pariwisata. Cikahuripan memiliki Elang Jawa, Sumur Cikahuripan, Kancah Nangkub, dan Cikaramat.
“Menurut riwayat menyebutkan bahwa tempat ini juga pernah disinggahi para wali. Tapi perlu kajian yang mendalam tentang hal ini,” jelas Kades.
Sebagai informasi tambahan, Desa Cikahuripan memiliki luas 742 Ha, 11 RW, 44 RT, 4 Kedusunan, dengan jumlah penduduk 8000 jiwa, dan berada pada ketinggian 500-800 mdpl.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
