Wartain.com || Curah hujan tinggi, masih menjadi tantangan besar bagi para petani di Dusun Ciguyang, Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Kekhawatiran ini di picu karna, pernah terjadi banjir besar, yang mengakibatkan berkurangnya hasil panen.
Di kalangan petani setempat. Mereka cemas dengan intensitas curah hujan yang tinggi dapat memicu gagal panen, bahkan bencana alam seperti banjir bandang.
Menurut penuturan beberapa petani, kondisi ini mengingatkan mereka pada pengalaman pahit di masa lalu ketika hujan lebat menyebabkan sawah terendam dan hasil panen rusak parah.
“Saya khawatir kalau datang hujan, seperti yang terjadi di beberapa tahun kebelakang. Terjadinya banjir besar, yang mengakibatkan sawah kami terendam dan hasil panen pun sangat berkurang”, ujar Amat, seorang petani padi yang telah puluhan tahun menggarap lahan di Ciguyang.
Selain ancaman banjir, lokasi Dusun Ciguyang yang berada di daerah perbukitan juga meningkatkan risiko tanah longsor. Beberapa titik di sekitar pemukiman dan lahan pertanian diketahui rawan pergerakan tanah saat curah hujan ekstrem.
“Selain banjir, kawasan kami juga sering terjadi longsor” tambah pak amat.
Dengan kondisi cuaca yang masih sulit diprediksi, para petani, berharap ada solusi konkret dan cepat untuk melindungi mata pencarian mereka. Mereka hanya bisa berdoa sembari berharap hujan deras tidak membawa dampak yang lebih buruk.
“Kami cuma bisa berdoa dan berusaha semampu kami. Semoga tidak ada yang sampai gagal panen, karena ini satu-satunya harapan kami,” pungkas Amat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Sule)
