19.5 C
New York
Rabu, Juli 17, 2024
spot_img

Latest Posts

Benyamin Netanyahu Tolak Gencatan Senjata, Alasannya?

Wartain.com || Israel kembali menyerang Gaza pada Senin (8/7/2024). Kepala Hamas menyebut serangan baru Tel Aviv mengancam perundingan gencatan senjata di saat yang krusial.

“Serangan itu dapat mengembalikan proses negosiasi ke titik awal. Netanyahu dan tentaranya akan memikul tanggung jawab penuh atas runtuhnya jalur ini,” kata Hamas mengutip pernyataan pemimpin Ismail Haniyeh, seperti dikutip Reuters, Selasa (9/7/2024).

Serangan itu terjadi saat pejabat senior AS berada di wilayah itu untuk mendorong gencatan senjata setelah Hamas membuat konsesi besar minggu lalu. Kelompok militan itu mengatakan serangan baru itu tampaknya dimaksudkan untuk menggagalkan perundingan dan meminta mediator untuk mengendalikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Serangan terbaru Israel membawa tank-tank masuk ke jantung Kota Gaza dan pasukan zionis tersebut memerintahkan penduduk Palestina keluar setelah pemboman besar-besaran semalam.

Penduduk mengatakan serangan udara dan rentetan artileri tersebut termasuk yang terberat dalam sembilan bulan konflik antara pasukan Israel dan militan Hamas di daerah kantong itu. Akibatnya ribuan orang mengungsi.

Warga mengatakan lingkungan Kota Gaza dibom sepanjang malam hingga dini hari Senin. Mereka mengatakan beberapa gedung bertingkat hancur.

Layanan Darurat Sipil Gaza mengatakan mereka yakin puluhan orang tewas tetapi tim darurat tidak dapat menjangkau mereka karena serangan yang sedang berlangsung.

Hal itu memaksa ribuan orang keluar dari rumah mereka untuk mencari tempat berlindung yang lebih aman, yang bagi banyak orang tidak mungkin ditemukan, dan beberapa tidur di pinggir jalan.

Sementara itu, militer Israel mengatakan para pejuang Hamas dan kelompok sekutunya, Jihad Islam, bersembunyi di balik infrastruktur sipil untuk menyerang pasukan Israel. Israel mengatakan telah melumpuhkan lebih dari 30 pejuang.

Kemudian pada Senin, Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru untuk wilayah Kota Gaza di Sabra, Rimal, Tel Al-Hawa, dan Daraj, yang meminta orang-orang untuk menuju Deir al-Balah di Gaza tengah. Militer Israel mengatakan rute akan dibuka bagi warga sipil untuk mengungsi.

Brigade Syuhada Al-Aqsa Fatah Palestina mengatakan mereka menembakkan bom mortir terhadap pasukan Israel selama penyerbuan di barat daya Kota Gaza.

Perang baru itu dipicu pada 7 Oktober 2023 ketika para pejuang yang dipimpin oleh Hamas, yang menguasai Gaza, menyerang Israel selatan, menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang, menurut data Israel.

Sejak itu setidaknya 38.193 warga Palestina telah tewas dalam serangan militer dan 87.903 orang terluka, kata kementerian kesehatan Gaza dalam pembaruan pada hari Senin. Sebanyak 40 warga Palestina tewas dalam 24 jam terakhir, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.***

Foto : Wikipedia

Editor : Aab Abdul Malik

(Redaksi)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.