26.7 C
Jakarta
Jumat, Maret 6, 2026

Latest Posts

Puluhan Ribu Wisatawan Masuk ke Destinasi Wisata di Kabupaten Sukabumi saat Libur Lebaran

Wartain.com || Puluhan ribu wisatawan atau pengunjung memasuki kawasan objek wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi. Salahsatunya adalah objek wisata Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp), selama libur lebaran 1446 H/ 2025 M.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian sesaat melakukan peninjauan ke beberapa lokasi objek wisata pantai mulai dari Palabuhanratu, Cisolok, Cikakak, kemudian Loji Simpenan, hingga Surade, Ciracap. Dimana menurutnya rata rata memang mengalami peningkatan pengunjung atau wisatawan.Wisata Kabupaten Sukabumi

“Pengunjung tertinggi itu di hari lebaran ke dua, atau H+2 dan H+3 itu tinggi, bahkan mencapai 30ribu lebih dari totalnya, kemudian dihari hari berikutnya sudah mulai ada penurunan sampai hari ini mungkin di kisaran 15ribu pengunjung yang ada,” ujarnya kepada wartawan, Senin 07/04/2025.

Dijelaskan AKBP Samian, selama libur lebaran 1446 H/ 2025 M, beberapa kali terjadi kecelakaan laut terhadap wisatawan dibeberapa lokasi wisata, namun berkat kecepatan dan kesigapan dari petugas gabungan dari Satpol Airud Polres Sukabumi, Polairud Polda jabar, Tim Sar Basarnas, TNI dan dibantu unsur pemerintah daerah kabupaten Sukabumi melalui Sarda, Balawista dan unsur lainnya lebih banyak berhasil diselamatkan.

“Jadi kita bisa terselamatkan ada beberapa titik, tentunya ini menjadi evaluasi kedepan supaya kita bisa mencegah, meminimalisir terjadinya laka laut, walaupun sudah berkurang tahun ini, namun kedepan harus semakin berkurang,” ungkap AKBP Samian.

“Maka untuk langkah langkah yang harus kita lakukan adalah kita membuat himbauan, kita memberikan warning warning pada saat ombak sudah mulai tinggi, kita himbau masyarakat, pada saat situasi titik titik rawan tidak aman digunakan untuk berenang, ya kita kasih informasi,” imbuhnya.

Adapun lokasi lokasi wisata yang nyaris merenggut nyawa wisatawan, tegas AKBP Samian, kejadian laka laut di kawasan CPUGGp Sukabumi, terjadi di Ciracap menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H/ 2025 M terdapat dua orang yang kebetulan main di pantai dan hilang namun bisa ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.

“Kemudian ada satu di Surade, anak anak kebetulan main di kubangan air, terjadi kemarin lusa, ternyata itu dibawah pengawasan orang tuanya, orang tuanya tidak mewaspadai kubangan itu cukup dalam, sehingga setelah dilakukan penyelamatan dibawa ke rumah sakit tidak tertolong,” jelasnya.

“Kemudian kejadian di Karanghawu, di Citepus sendiri ada beberapa kali, ada 4 kali kejadian, kemungkinan ada belasan korban yang bisa kita selamatkan, dan alhamdulillah tidak ada masalah,” sambungnya.

Namun begitu, kata AKBP Samian pengunjung ataupun wisatawan tidak akan berhenti hingga hari ini, besok dan lusa dimungkinkan masih ada, untuk itu tidak bosan bosan Ia menyampaikan kepada para personel untuk terus menghimbau masyarakat yang ingin berkunjung ke Palabuhanratu dipastikan untuk dapat memahami kondisi pantai sebelum turun atau sebelum bermain.

“Kemudian memberikan himbauan untuk tetap memperhatikan rambu rambu yang sudah dipasang petugas, dimana titik titik yang boleh digunakan, batas mana yang tidak boleh digunakan, harus benar benar difahami, terus pada saat sudah mengalami adanya kenaikan ombak dan sebagainya maka harus segera selesai, maka kita harapan dan himbau jam 17.00 Wib harus sudah selesai, sudah tidak bermain di pantai karena situasi sudah tidak aman,” tegasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.