Wartain.com – Bali United FC sukses mengamankan poin penuh setelah membantai tamunya, Bhayangkara Presisi Lampung FC, dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan pekan ke-33 kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Minggu sore, 17 Mei 2026 tersebut, menjadi panggung pembuktian efektivitas serangan balik yang diperagakan oleh skuad asuhan Johnny Jansen.
Memasuki babak pertama, Bhayangkara FC sebenarnya sempat mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi penguasaan bola hingga 56 persen di sepanjang laga. Namun, lini pertahanan Bali United tampil solid dan justru berhasil memecah kebuntuan lewat skema serangan balik yang mematikan. Penyerang andalan mereka, Boris Kopitovic, sukses mencetak dua gol (brace) masing-masing pada menit ke-29 dan menit ke-40 setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang lawan, menutup paruh pertama dengan skor 2-0.
Pada babak kedua, tim tamu asuhan Paul Munster sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui aksi individu Moussa Sidibe pada menit ke-62. Tersengat oleh gol tersebut, Bali United langsung merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, penyerang sayap Irfan Jaya sukses memperlebar keunggulan menjadi 3-1 lewat aksi individunya di menit ke-70, disusul oleh gol penutup dari pemain muda Made Tito Wiratama pada menit ke-86 setelah memanfaatkan umpan matang dari Thijmen Goppel.
Berdasarkan data statistik resmi pascapertandingan, Bali United bermain jauh lebih efektif meski kalah dalam penguasaan bola (44%). Tim tuan rumah mencatatkan total 12 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran (on target), di mana seluruh tembakan tepat sasaran tersebut berhasil dikonversi menjadi gol. Sebaliknya, Bhayangkara FC yang melepaskan hingga 16 tembakan dengan 9 yang menemui sasaran hanya mampu melahirkan satu gol hiburan karena tangguhnya barisan pertahanan lawan.
Kemenangan besar ini sekaligus menjadi ajang pembalasan yang manis bagi skuad Serdadu Tridatu setelah pada pertemuan pertama musim ini sempat takluk 1-2 di markas Bhayangkara FC. Walaupun berhasil mengamankan tiga poin krusial di hadapan pendukungnya sendiri, hasil pertandingan ini belum mengubah posisi kedua tim di papan klasemen sementara, di mana Bali United tetap tertahan di peringkat kedelapan dengan koleksi 48 poin.
Sementara itu, bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC, kekalahan telak ini membuat mereka gagal memperlebar jarak dari kejaran tim di bawahnya. Skuad berjuluk The Guardians tersebut harus puas tertahan di peringkat ketujuh klasemen dengan raihan 50 poin dari 33 laga yang telah dimainkan. Pertandingan ini juga sempat diwarnai penghentian sementara pada masa injury time babak kedua akibat adanya suporter yang menyalakan kembang api dan flare di tribune stadion sebelum akhirnya dilanjutkan hingga peluit panjang berbunyi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
