26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 25, 2026

Latest Posts

Tanah Bergerak Terjang Dua Kecamatan di Sukabumi, Puluhan Rumah Warga Rusak

Wartain.com || Bencana tanah bergerak melanda dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yakni Bantargadung dan Warungkiara, menyusul tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak akhir November. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan sebagian di antaranya ambruk.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 28 rumah terdampak, dengan empat rumah dilaporkan rusak berat hingga ambruk. Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas umum turut mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah tersebut.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bantarkalong, Eman Sulaeman, mengatakan dampak paling signifikan terjadi di wilayah Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara.

“Di Kampung Dusun Bojong Haur, hujan deras yang turun pada malam Senin menyebabkan bencana cukup serius. Empat tiang listrik roboh dan jalan utama terputus sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Eman, Selasa (16/12/2025).

Selain itu, pergerakan tanah juga terjadi di Kampung Pasir Gerong, yang menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan struktural dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya.

“Di satu RT di Kampung Pasir Gerong, sekitar 20 rumah mengalami kerusakan. Kondisinya retak-retak, bahkan ada yang hancur, sehingga dikhawatirkan tidak layak untuk dihuni,” ungkapnya.

Eman menuturkan, pergeseran tanah di wilayah tersebut sebenarnya telah terdeteksi sejak 20 November, namun kondisinya memburuk pada awal Desember setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama dua hari dua malam.

Salah seorang warga terdampak, Nurdin (40), warga Kampung Pasir Gerong RT 09/01 Desa Bantarkalong, mengungkapkan bahwa pergerakan tanah paling parah terjadi pada dini hari.

“Kejadian utamanya sekitar jam tiga subuh. Sebenarnya pergerakan sudah terasa sejak malam Jumat. Sekarang kami mengungsi ke rumah orang tua yang jaraknya tidak jauh, meski rumah orang tua juga ikut terdampak,” tutur Nurdin.

Bencana serupa juga terjadi di Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung. Di wilayah ini, tercatat delapan rumah terdampak, dengan empat di antaranya rusak berat dan ambruk.

Kepala Dusun 2 Desa Bojonggaling, Cecep Subrata, menjelaskan bahwa pergerakan tanah berlangsung secara bertahap dan masih terus dipantau oleh aparat desa bersama BPBD.

“Total ada delapan rumah terdampak. Kami terus memantau kondisi di lapangan bersama BPBD. Untuk bantuan awal, pemerintah desa baru dapat menyalurkan enam paket sembako,” ujar Cecep.

Tak hanya merusak rumah, pergerakan tanah di Bojonggaling juga menyebabkan jalan desa ambles sepanjang sekitar 30 meter, bahkan berdampak pada area persawahan milik warga. Cecep mengaku khawatir pergerakan tanah masih akan berlanjut.

“Pergerakan sepertinya masih terjadi. Pagi tadi kedalaman jalan belum terlalu parah, tapi siang ini terlihat semakin dalam,” katanya.

Warga lain, Sujana, warga Kampung Cijagung RT 06/07 Desa Bojonggaling, mengungkapkan kondisi rumahnya yang kian mengkhawatirkan.

“Pergerakan tanah sudah terasa sejak 20 November. Setiap hari tanah terus turun, lantai dan keramik pecah. Kalau hujan, kami memilih mengungsi karena takut listrik jatuh,” ucap Sujana.

Saat ini, warga yang rumahnya rusak berat dan ambruk terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di lokasi yang dinilai lebih aman. Sejumlah warga juga melaporkan kerusakan pada peralatan elektronik akibat bencana tersebut.

“Warga yang rumahnya ambruk sekarang mengungsi ke rumah keluarga. Berdasarkan laporan, banyak juga alat elektronik yang ikut rusak,” jelas Cecep.

Terkait penanganan lanjutan, pemerintah desa disebut telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kecamatan hingga pemerintah pusat.

“Informasi dari kepala desa, laporan sudah disampaikan ke kecamatan dan pusat. Saat ini masih menunggu tindak lanjut, sementara pendataan dan bantuan awal dilakukan bersama Puskesos,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.