Lulusan SMA/SMK Jadi Target, Laporkan ke APH Jika Temukan Modus Penipuan
Wartain.com – Musim kelulusan SMA/SMK tiba, giliran para pencari kerja yang jadi incaran. Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan penipuan berkedok rekrutmen tenaga kerja kembali marak di Kabupaten Sukabumi. Melihat itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi lewat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) angkat suara dan imbau masyarakat lebih waspada.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menegaskan satu hal penting: rekrutmen resmi tidak pernah minta uang.
“Masyarakat harus lebih waspada dan tidak mudah tergiur oleh janji bisa langsung diterima bekerja. Pastikan seluruh proses pencarian kerja dilakukan melalui jalur resmi, salah satunya melalui layanan dan informasi yang disediakan Disnaker,” ujar Sigit, Selasa 02/06/2026.
Modus Lama, Korban Baru
Menurut Sigit, para pelaku biasanya memanfaatkan kondisi masyarakat yang buru-buru ingin kerja. Iming-imingnya klasik: proses cepat, gaji tinggi, pasti diterima. Syaratnya satu, transfer uang “administrasi”, “pelatihan”, atau “jaminan lolos”.
“Jika menemukan praktik seperti itu, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya via sambungan seluler.
5 Ciri Lowongan Kerja Palsu Versi Disnakertrans
Biar nggak ketipu, Disnakertrans membagikan ciri lowongan abal-abal yang harus diwaspadai:
1. Minta bayar di awal dengan alasan administrasi, pelatihan, atau jaminan diterima kerja
2. Gaji fantastis tapi syarat dan pengalaman kerja nggak jelas
3. Email/domain nggak resmi. Contoh: pakai @gmail.com, @yahoo.com untuk rekrutmen perusahaan besar
4. Nggak ada seleksi/wawancara. Langsung “diterima” setelah transfer
5. Uang “akan dikembalikan” setelah diterima kerja. Ini modus paling sering
Lindungi Data Pribadi & Cek ke Sumber Resmi
Selain ciri di atas, Sigit mengimbau pelamar jangan sembarangan kasih data pribadi sensitif seperti KTP, KK, atau rekening bank di tahap awal. Pastikan undangan interview datang dari kontak resmi perusahaan.
Hindari lowongan yang cuma viral di grup WA/FB tanpa verifikasi. Kalau ragu, langsung cek ke website resmi perusahaan atau hubungi bagian HRD-nya.
Pakai Jalur Resmi “Siap Kerja”
Disnakertrans dorong masyarakat pakai platform resmi pemerintah. Salah satunya aplikasi “Siap Kerja” dan media sosial resmi Disnakertrans Kabupaten Sukabumi. Di sana semua info lowongan sudah terverifikasi dan 100% gratis.
Butuh cek kebenaran info loker? Datang langsung ke Kantor Disnakertrans Kabupaten Sukabumi atau hubungi petugasnya. Sosialisasi juga gencar dilakukan ke orang tua siswa lulusan SMA/SMK biar nggak ada anaknya yang jadi korban.
“Kami berharap masyarakat saling berbagi informasi dan meningkatkan kewaspadaan sehingga tidak ada lagi korban penipuan maupun pungutan liar yang mengatasnamakan proses penerimaan tenaga kerja,” pungkas Sigit.
Ingat: Kerja itu dapat gaji, bukan bayar dulu. Kalau ada yang minta uang, 99% itu penipuan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
