26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juni 6, 2026

Latest Posts

Gebyar Muharam dan Islamic Book Fair 2025: Sukabumi Gaungkan Literasi Islam dan Harmoni Sosial

Wartain.com || Menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Sukabumi bersama Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung menggelar Gebyar Muharam dan Islamic Book Fair pertama di Kota Sukabumi. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, pada Minggu (6/7/2025) di Alun-Alun Kota Sukabumi, didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana serta jajaran tokoh agama dan masyarakat.

Acara yang berlangsung meriah ini tak hanya menjadi perayaan awal tahun hijriah, tetapi juga momentum penting dalam membangun ruang publik yang penuh nilai, memperkuat literasi keislaman, dan membina kolaborasi antar elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ayep Zaki menekankan bahwa Gebyar Muharam bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari misi membangun peradaban berbasis nilai spiritual dan ilmu pengetahuan. “Kita ingin Sukabumi dikenal bukan hanya karena udaranya yang sejuk atau alamnya yang indah, tapi karena semangat warganya dalam membangun kota melalui jalur iman, ilmu, dan amal,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Masjid Agung sebagai episentrum kegiatan keagamaan harus terus dijaga sebagai ruang inklusif. “Masjid ini milik semua umat. Bukan milik ormas, golongan, atau kelompok tertentu. Masjid Agung harus berdiri sebagai simbol persatuan dan kebersamaan,” ujarnya.

Dalam konteks sosial, Wali Kota Ayep juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan antarumat beragama. Menurutnya, pengakuan Sukabumi sebagai kota paling toleran di Jawa Barat adalah amanah yang harus dijaga bersama. “Kita punya tanggung jawab moral untuk menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar label, tapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan Gebyar Muharam 1447 H semakin istimewa dengan peluncuran Islamic Book Fair Kota Sukabumi, yang menjadi festival literasi Islam terbesar perdana di kota ini. Dalam momen tersebut, Universitas Muhammadiyah Sukabumi turut menyerahkan wakaf 1.000 mushaf Al-Qur’an kepada Pemkot Sukabumi sebagai simbol kontribusi dunia pendidikan dalam membangun spiritualitas umat.

Selain itu, kepedulian sosial juga ditunjukkan lewat pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari seluruh kecamatan dan kelurahan. Aksi ini memperkuat semangat gotong royong dan empati yang menjadi ruh dari peringatan Tahun Baru Islam.

Pemerintah Kota Sukabumi berharap, Gebyar Muharam dan Islamic Book Fair dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang sebagai wahana edukasi, dakwah, dan konsolidasi sosial lintas sektor. Dengan semangat kolaborasi, Sukabumi diarahkan untuk tumbuh sebagai kota religius yang tak hanya harmonis dalam keberagaman, tapi juga unggul dalam literasi dan kemajuan spiritual masyarakatnya.

“Kami percaya bahwa kota yang hebat dibangun bukan hanya dengan beton dan aspal, tapi dengan kekuatan doa, ilmu, dan cinta pada sesama,” pungkas Wali Kota.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.