26.7 C
Jakarta
Selasa, April 28, 2026

Latest Posts

Ruang Laundry Al-Bayyan Boarding School Sukabumi Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Wartain.com || Sabtu malam (20/9/2025) sekitar pukul 22.46 WIB, warga Kampung Cikiwul, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan oleh kobaran api yang melalap bangunan laundry di kompleks asrama putra Al-Bayyan Boarding School. Dalam hitungan menit, bangunan berukuran 15×5 meter itu rata dengan tanah.

Asap hitam pekat menjulang tinggi, disertai suara letupan kecil dari dalam ruangan. Kepanikan pun melanda warga sekitar. Sebagian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, sementara yang lain segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.

“Api pertama kali terlihat dari area mesin cuci. Dugaan sementara karena korsleting listrik. Kami mendapat laporan, langsung meluncur ke lokasi hanya butuh empat sampai lima menit, meski akses jalannya sempit dan menanjak,” jelas Wakil Danpos V Damkar Cibadak, Heri Hermawan, Minggu (21/9/2025).

Namun ketika tim pemadam tiba, api sudah terlanjur membesar. Tumpukan ratusan pakaian seragam siswa yang berada di dalam ruangan justru mempercepat kobaran. “Kurang lebih ada 300 potong pakaian siswa. Itu yang membuat api cepat merambat dan sulit dikendalikan,” tambahnya.

Untuk menaklukkan si jago merah, Damkar menurunkan tiga unit mobil dari Pos Cibadak, Parungkuda, dan Cisaat dengan total 16 personel. Kondisi medan yang menantang—bangunan berada di bawah tebing curam—membuat proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas harus menurunkan selang dan peralatan dengan penuh risiko.

“Lokasi yang menurun curam jadi kendala utama. Tapi setelah sekitar satu setengah jam, termasuk proses pendinginan, api berhasil dipadamkan,” tutur Heri.

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Meski demikian, kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta. Seluruh isi bangunan laundry, termasuk mesin cuci, mesin pengering, hingga pakaian siswa, habis terbakar.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan penting bagi pihak sekolah maupun masyarakat sekitar. Standar keselamatan, mulai dari instalasi listrik hingga ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), harus diperhatikan secara serius.

“Syukurlah api tidak merembet ke asrama lain yang dihuni ratusan siswa. Ke depan, kami imbau pengelola asrama lebih waspada terhadap potensi kebakaran,” tegas Heri.

Pasca-kebakaran, pihak sekolah kini berupaya menyiapkan alternatif sementara untuk memenuhi kebutuhan laundry siswa yang terdampak.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.