Wartain.com || Upaya percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) terus dilakukan melalui kegiatan skrining yang melibatkan berbagai pihak. Kali ini, kegiatan skrining TBC digelar di wilayah Jampang Tengah tepatnya di Desa Bantaragung dengan dukungan yayasan serta kolaborasi bersama Kementerian Kesehatan dan pemerintah provinsi, Kamis (16/04/2026).
Dokter Puskesmas Jampang Tengah, Fitriya Yulianti Fauziah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini kasus TBC di masyarakat, baik pada warga yang memiliki gejala maupun yang tidak bergejala.
“Hari ini kita melaksanakan skrining TBC. Target kita tentu Indonesia bebas TBC, mudah-mudahan ke depan bisa tercapai nol kasus. Skrining ini menyasar pasien yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC maupun masyarakat umum,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan fasilitas pemeriksaan secara lengkap, mulai dari skrining awal, rontgen dada, hingga pemeriksaan lanjutan seperti Tes Cepat Molekuler (TCM) melalui sampel dahak. Khusus anak-anak, juga dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti tes mantoux.
Hingga pelaksanaan hari ini, tercatat sebanyak 73 orang telah menjalani pemeriksaan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring masih adanya warga yang belum diperiksa.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah melayani 73 orang, dan masih ada yang belum diperiksa. Dari hasil sementara, ditemukan sekitar lima orang yang terkonfirmasi positif TBC,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan ini sangat penting mengingat masih sulitnya menemukan kasus TBC di masyarakat, terutama pada individu tanpa gejala. Dengan skrining aktif seperti ini, diharapkan kasus-kasus terduga dapat segera ditemukan dan ditangani lebih cepat.
“Harapannya, baik yang bergejala maupun tidak bergejala bisa kita temukan. Jika terkonfirmasi, pengobatan bisa segera dilakukan sehingga rantai penularan dapat diputus,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan TBC dengan menerapkan perilaku hidup sehat, salah satunya dengan menggunakan masker.
“Penularan TBC terjadi melalui udara, terutama dari percikan dahak penderita. Kadang terlihat sehat, tidak bergejala, tapi ternyata positif. Maka penting bagi masyarakat untuk tetap memakai masker dan menjaga kesehatan,” pungkasnya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
