26.7 C
Jakarta
Jumat, April 17, 2026

Latest Posts

Instruksi Presiden Prabowo, Kapolri Perintahkan Usut Tuntas Kasus Air Keras Aktivis KontraS

Wartain.com || Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan telah menerima perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Kasus ini kini menjadi perhatian serius pihak istana dan markas besar kepolisian.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (15/3/2026), Jenderal Listyo Sigit memastikan bahwa pihak kepolisian akan bekerja secara profesional dan transparan dalam mengungkap identitas serta motif pelaku. Penyelidikan akan difokuskan pada pengumpulan bukti fisik dan keterangan saksi dengan dukungan teknologi kepolisian terbaru.

Kapolri menekankan bahwa proses hukum akan dijalankan tanpa kompromi. Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk menggunakan metode ilmiah dalam mengungkap kasus ini.

“Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas, secara profesional, transparan, dan tentunya langkah-langkah yang kita lakukan tentunya tetap mengedepankan scientific crime investigation,” kata Listyo dalam konferensi pers yang dipantau dari video YouTube KompasTV.

Sebagai langkah konkret, Polri akan membuka akses bagi masyarakat untuk ikut membantu proses penyelidikan melalui posko khusus.

“Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan, maka bisa memberikan laporan langsung ke posko pengaduan,” ujarnya. Listyo juga memberikan jaminan perlindungan penuh bagi siapa pun masyarakat yang bersedia memberikan informasi.

Peristiwa penyerangan ini terjadi di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku diketahui berjumlah dua orang yang berboncengan sepeda motor. Mereka sempat memutar balik sebelum akhirnya menyiramkan air keras ke arah Andrie yang juga sedang berkendara, hingga membuat korban terjatuh dan berteriak histeris.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya insiden tersebut dan mengonfirmasi bahwa timnya telah bergerak sejak laporan diterima.

“Ya benar, telah terjadi tindak kekerasan berupa penyiraman air keras kepada satu orang yang bekerja di KontraS,” ungkap Roby pada Jumat (13/3/2026). Ia menambahkan, “Untuk pelaku teridikasi dua orang, satu orang yang membawa kendraan roda dua, dan satu orang yang menyerang.”

Saat ini, kepolisian terus mendalami informasi yang terkumpul dan menjanjikan keterbukaan informasi kepada publik mengenai perkembangan kasus ini melalui Humas Polri maupun posko pengaduan yang telah dibentuk.

“Untuk tahapan-tahapan selanjutnya, saat ini anak buah saya sudah saya perintah untuk bekerja dan nanti secara rutin setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kita dapat, akan kita informasikan, baik dari posko pengaduan ataupun dari Humas Polri yang tentunya kita minta untuk memberikan informasi,” pungkas Jenderal Listyo Sigit.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.