Wartain.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) GEMA BERDAYA (Gerakan Masyarakat Bersih, Terpelajar, dan Berdaya) dari Universitas Nusa Putra berhasil menghadirkan solusi nyata untuk persoalan sampah di desa. Mahasiswa membangun dua unit incinerator atau fasilitas pembakaran sampah sederhana yang ramah lingkungan di Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.
Pembangunan incinerator ini menjadi salah satu program kerja unggulan yang berhasil direalisasikan selama masa pengabdian mahasiswa di desa tersebut.
Atasi Kebiasaan Bakar Sampah Sembarangan
Sebagaimana diketahui, pengelolaan sampah menjadi permasalahan mendasar di Desa Sukakersa. Warga masih terbiasa membakar sampah secara terbuka yang dinilai kurang aman dan berpotensi mencemari lingkungan.
Berangkat dari kondisi tersebut, 10 mahasiswa lintas program studi , terdiri dari; Teknik Informatika, Akuntansi, dan PGSD – berinisiatif menghadirkan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih aman, efisien, dan tertata.
Program ini berada di bawah koordinasi Ketua Kelompok Riko Supriadi dan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Agus Hendriyanto, M.Pd. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sukakersa yang dipimpin Kepala Desa H. Deden Deni Wahyudin, S.E.
Dibangun Swadaya Bersama Warga
Proses pembangunan diawali dengan diskusi bersama petugas desa serta pembelian bahan material berupa hebel pada 11 Agustus 2026.
Unit incinerator pertama dibangun pada 12 Agustus 2026 di Kampung Lemahduhur, disusul pembangunan unit kedua pada 13 Agustus 2026 di Kampung Lembur Sawah. Kedua fasilitas ini dibangun secara swadaya oleh mahasiswa bersama warga setempat sebagai bagian dari rangkaian program KKN yang berlangsung selama 23 Juli hingga 23 Agustus 2026.
Dengan terbangunnya dua unit incinerator tersebut, program ini dinyatakan telah memenuhi target indikator keberhasilan yang tercantum dalam proposal kegiatan, yaitu minimal dua unit terbangun dan dapat dimanfaatkan langsung oleh warga.
Dukung Lingkungan Bersih dan Lestari
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan membakar sampah secara sembarangan menjadi lebih tertib, sekaligus mendukung upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di Desa Sukakersa.
Program pembangunan incinerator sampah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN GEMA BERDAYA yang mengusung tema “Integrasi Teknologi Tepat Guna Berbasis QGIS dan Edukasi Kreatif Menuju Kemandirian Desa”, bersama sejumlah program lain seperti pembuatan website desa, peta desa berbasis GIS, penataan pojok literasi sekolah, dan workshop Eco Print.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
