Wartain.com — Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Bekasi yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (KALAM), menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya KH Dr Mulyadi Efendi MA sebagai Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bekasi periode 2026–2031.
Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok KH Dr Mulyadi Efendi yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap pengembangan dunia pesantren, pendidikan keagamaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan santri dan tenaga pendidik.
Ketua Umum PP KALAM menyebut kehadiran KH Dr Mulyadi Efendi di tubuh BAZNAS Kota Bekasi diharapkan mampu memperkuat program-program sosial dan pendidikan yang selama ini telah dirasakan manfaatnya oleh kalangan pesantren.
“Selamat atas amanah yang diberikan kepada KH Dr Mulyadi Efendi MA sebagai Komisioner BAZNAS Kota Bekasi periode 2026–2031. Kami berharap beliau dapat terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi pesantren dan para santri di Kota Bekasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah program yang sebelumnya telah berjalan, seperti dukungan pendidikan dan beasiswa S2 bagi para guru pesantren, diharapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas agar semakin banyak tenaga pendidik pesantren memperoleh kesempatan meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensinya.
Menurutnya, sinergi antara lembaga zakat dan pesantren memiliki peran penting dalam membangun kualitas pendidikan umat, khususnya dalam menciptakan generasi santri yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.
Terpilihnya KH Dr Mulyadi Efendi juga dinilai menjadi harapan baru bagi penguatan peran BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan pesantren, baik melalui program pendidikan, ekonomi umat, maupun pengembangan sosial keagamaan di Kota Bekasi.
Dengan pengalaman dan keterlibatan beliau di lingkungan pesantren, berbagai kalangan berharap BAZNAS Kota Bekasi ke depan semakin adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu memperluas manfaat zakat secara lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(DH)
