Wartain.com – Sebuah papan pengumuman rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Swasta Bumi Medika Palabuhanratu kini berdiri di lahan kosong Jalan Jenderal Sudirman, tepat di samping Lapangan Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Keberadaan plang tersebut menarik perhatian masyarakat setempat, meskipun hingga saat ini belum ada kepastian resmi mengenai kapan proyek pembangunan fasilitas medis tersebut akan mulai dilaksanakan. Senin, 18 Mei 2026.
Merespons rencana tersebut, warga Palabuhanratu mengaku sama sekali tidak keberatan dan justru menyambutnya dengan tangan terbuka. Kehadiran rumah sakit swasta baru dinilai dapat menjadi alternatif utama bagi masyarakat dalam mendapatkan penanganan medis. Terlebih, cakupan wilayah Palabuhanratu yang luas membutuhkan lebih banyak fasilitas kesehatan guna mengantisipasi lonjakan pasien.
Faktor utama yang membuat warga mendukung proyek ini adalah kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Palabuhanratu yang kerap kali mengalami kelebihan muatan (overload). Terutama saat memasuki musim pancaroba atau musim sakit, antrean pasien di IGD rumah sakit milik pemerintah tersebut sering kali penuh, sehingga penanganan terkadang menjadi kurang maksimal akibat keterbatasan daya tampung.
Dandi (30), seorang warga Citarik yang sedang beraktivitas olahraga di Lapangan Cangehgar, turut memberikan tanggapannya mengenai rencana ini. Ia memandang kehadiran RS Bumi Medika bisa memicu persaingan yang sehat antar-fasilitas kesehatan di wilayah Sukabumi Selatan.
“Saya pribadi sangat setuju kalau di sini dibangun rumah sakit baru, biar ada daya saing sehat. Dengan adanya kompetisi, harapannya rumah sakit yang sudah ada, termasuk RSUD, bisa terpacu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan mereka dan menyediakan peralatan medis yang jauh lebih lengkap dari sekarang,” ujar Dandi saat ditemui di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, area yang direncanakan menjadi lokasi RS Bumi Medika Palabuhanratu tersebut masih berupa lahan kosong yang ditumbuhi ilalang. Pihak pengembang maupun dinas terkait belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai jadwal pasti peletakan batu pertama maupun target penyelesaian rumah sakit swasta tersebut.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
