Wartain.com – Veda Ega Pratama kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah balap dunia. Pebalap Honda Team Asia itu tampil heroik di Moto3 Ceko 2026 dengan finis di posisi kelima, Minggu (21/6/2026) di Sirkuit Brno.
Hasil itu terasa istimewa karena Veda memulai balapan dari posisi 20. Start dari grid paling belakang tidak membuatnya gentar menghadapi 23 pebalap terbaik dunia.
Selepas bendera start dikibarkan, Veda langsung tancap gas. Dalam beberapa tikungan awal ia berhasil merangsek hingga posisi 11. Artinya, Veda naik 9 posisi hanya di lap pembuka.
Momentum itu terus ia jaga. Dalam empat putaran pertama, pebalap asal Gunungkidul itu sudah melaju 13 posisi dan menempati urutan ketujuh. Kecepatannya membuat para rival terkejut.
Veda kemudian menempel ketat Casey O’Gorman yang berada di posisi keenam. Selisih waktu hanya 0,776 detik. Ia terus mencari celah untuk menyalip tanpa melakukan manuver berisiko.
Stabilitas menjadi kunci Veda. Sepuluh putaran pertama ia konsisten berada di rombongan enam terdepan, bersaing dengan nama-nama besar seperti Maximo Quiles dan Brian Uriarte.
Pada putaran kedua, Veda sukses menggeser Jesus Rios dan Adrian Fernandez. Dua overtake bersih itu membawanya naik ke posisi ketujuh dan membuka peluang ke barisan depan.
Putaran kelima menjadi titik balik. Veda kembali mendongkrak posisinya ke urutan lima setelah menyalip Hakim Danish dan Casey O’Gorman. Langkahnya belum berhenti di situ.
Ia kemudian menempel Alvaro Carpe di posisi keempat. Bahkan Veda sempat terlibat duel sengit dengan Brian Uriarte untuk memperebutkan podium ketiga.
Di barisan depan, balapan berjalan sengit. Maximo Quiles yang start dari posisi ketiga langsung memimpin, diikuti David Almansa dan Alvaro Carpe. Hakim Danish yang kena penalti 12 grid tetap bisa merangsek ke posisi lima di lap awal.
Sementara Veda fokus menjaga ritme. Ia tidak terpancing adu kecepatan yang menguras ban. Strategi itu terbukti efektif hingga lap-lap akhir.
Hingga lap terakhir, Veda berhasil mempertahankan posisinya. Ia melintas garis finis di urutan kelima. Hasil terbaik bagi pebalap muda Indonesia musim ini.
Tiga podium terdepan diraih Hakim Danish di posisi pertama, disusul Brian Uriarte, dan Maximo Quiles. Veda finis tepat di belakang mereka, hanya terpaut beberapa detik.
Performa Veda mendapat sorotan karena mental juangnya. Start dari belakang, melewati banyak pebalap, lalu bertahan di grup depan menunjukkan kedewasaan balap yang luar biasa.
Finis kelima di Sirkuit Brno menjadi bukti Veda Ega Pratama siap bersaing di level tertinggi Moto3. Dari posisi 20 ke posisi 5, ia tidak hanya mengejar poin, tapi juga membuktikan bahwa pembalap Indonesia bisa tampil heroik di panggung dunia.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
