26.7 C
Jakarta
Senin, Juni 22, 2026

Latest Posts

Jaga Hulu, Alirkan Kehidupan: Kawasan Lindung Bukan untuk Dieksploitasi

Wartain.com – Pesan pelestarian lingkungan kembali disuarakan lewat poster edukasi karya Supardiyono Sobirin dari DPKLTS, 22 Juni 2026. Poster berjudul “Kawasan Lindung Bukan untuk Dieksploitasi, Tapi untuk Menjaga Kehidupan” mengingatkan pentingnya menjaga fungsi hulu demi kesejahteraan hilir.

Tagline “HULU LESTARI, HILIR SEJAHTERA” menjadi benang merah. Poster menampilkan dua skenario kontras: kondisi kawasan lindung jika dirusak dan jika dijaga, agar masyarakat mudah memahami dampaknya.

Jika kawasan lindung dirusak, dampaknya berantai. Banjir dan longsor makin parah, erosi serta sedimentasi meningkat, kekeringan terjadi saat kemarau, dan mata air hilang sehingga air bersih makin langka.

Kerusakan itu berujung kerugian ekonomi jangka panjang. Lahan pertanian rusak, infrastruktur jebol, biaya penanganan bencana membengkak. Kerusakan lingkungan akhirnya memukul semua pihak, bukan hanya pelaku eksploitasi.

Sebaliknya, jika kawasan lindung dijaga, manfaatnya langsung dirasakan. Air hujan terserap tanah, sehingga potensi banjir berkurang. Tanah tetap subur dan produktivitas pertanian berkelanjutan.

Mata air juga terjaga. Dengan hutan dan vegetasi utuh di hulu, debit air bersih stabil sepanjang tahun untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan industri di wilayah hilir.

Poster menegaskan “PILIHAN ADA DI TANGAN KITA”. Kalimat ini mengajak semua pihak berhenti menyalahkan alam dan mulai memperbaiki perilaku terhadap lingkungan.

Untuk pemodal dan pemilik lahan, poster memberi peringatan keras. “Keuntungan hari ini, kerugian untuk semua. Jaga fungsi lindung, warisan terbaik untuk anak cucu!” Ajakannya jelas: nilai ekonomi jangka pendek tidak sebanding dengan kerusakan jangka panjang.

Untuk masyarakat umum, pesannya membangun. “Kita penjaga alam, alam penjaga kita. Peduli, bersama, beraksi untuk lingkungan lebih baik!” Peran warga disebut kunci karena pengawasan dimulai dari tingkat tapak.

Poster juga menyerukan dukungan kepada pemerintah. “Dukung pemerintah! Pulihkan kawasan lindung, selamatkan bumi, sejahterakan negeri.” Restorasi hutan, reboisasi, dan penegakan aturan jadi pekerjaan bersama.

Kalimat penutup menohok: “Tidak cukup berdasar kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan, tapi perilaku.” Artinya bencana tidak hanya soal faktor alam, tapi juga keputusan manusia mengeksploitasi kawasan lindung.

Pesan akhir poster merangkum semuanya: “Jaga Hulu, Alirkan Kehidupan, Wariskan Kelestarian.” Tiga kata kerja itu jadi panduan agar generasi sekarang tidak mewariskan bencana, tapi mewariskan bumi yang sehat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.