Wartain.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kabupaten Bandung Barat sukses melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) IV pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi konsolidasi organisasi, penguatan struktur partai, serta penyusunan langkah politik HANURA Kabupaten Bandung Barat menghadapi agenda politik mendatang.
Muscab IV tersebut dihadiri jajaran pimpinan Partai HANURA, baik dari tingkat pusat maupun provinsi. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal DPP Partai HANURA Benny Rhamdani, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai HANURA Hengki Irawan, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai HANURA Budi Hermansyah, S.E., Ketua DPD Partai HANURA Provinsi Jawa Barat H. Dian Rahadian, S.H., M.H., Sekretaris DPD HANURA Jawa Barat Cecep Lukmanul Hakim, M.Ag., Wakil Ketua DPD HANURA Jawa Barat Beben D. Suryana, serta Wakil Sekretaris DPD HANURA Jawa Barat M. Haikal Yushensri, S.H., M.H.
Dalam forum Muscab tersebut, peserta secara aklamasi kembali menetapkan Giyanta sebagai Ketua DPC Partai HANURA Kabupaten Bandung Barat periode 2025–2030. Keputusan ini menjadi penegasan atas kepercayaan kader terhadap kepemimpinan Giyanta dalam melanjutkan konsolidasi serta memperkuat eksistensi HANURA di Kabupaten Bandung Barat.
Dalam sambutannya, Giyanta menyampaikan tekad untuk membawa HANURA Kabupaten Bandung Barat semakin solid, modern, dan dekat dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa penguatan organisasi menjadi prioritas utama kepengurusan ke depan.
Menurutnya, partai politik yang kuat harus memiliki struktur yang hidup hingga tingkat paling bawah serta mampu menjadi penghubung langsung antara masyarakat dengan perjuangan politik partai.
“Penguatan struktur akan menjadi fokus utama. Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat pengurus kabupaten, tetapi harus bergerak sampai ranting dan anak ranting agar HANURA benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujar Giyanta.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kader harus mampu membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, pelayanan, dan komunikasi yang baik dengan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai HANURA Benny Rhamdani dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas kader dan konsistensi perjuangan partai.
Menurutnya, Muscab bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi dan penyusunan strategi untuk menghadapi tantangan politik ke depan.
“Organisasi yang kuat lahir dari kader yang solid, struktur yang bekerja, dan kepemimpinan yang mampu menjaga arah perjuangan partai. HANURA harus terus tumbuh bersama rakyat,” ujar Benny.
Ketua DPD Partai HANURA Jawa Barat H. Dian Rahadian, S.H., M.H. juga menyampaikan pesan agar seluruh jajaran pengurus Kabupaten Bandung Barat terus menjaga marwah partai sebagai kekuatan politik yang berorientasi pada pengabdian.
“HANURA harus selalu dekat dengan masyarakat, tidak boleh menjauh dari rakyat, dan jangan pernah mengkhianati amanah yang diberikan. Politik bagi HANURA adalah jalan untuk berkhidmat kepada rakyat,” tegas Dian.
Ia berharap kepengurusan baru DPC HANURA Kabupaten Bandung Barat mampu meningkatkan konsolidasi, memperluas basis dukungan, serta menghadirkan program dan kerja politik yang nyata.
Dengan terlaksananya Muscab IV ini, Partai HANURA Kabupaten Bandung Barat menegaskan kesiapan organisasi untuk memasuki fase baru perjuangan politik melalui kepemimpinan yang berkesinambungan, struktur yang semakin kuat, serta komitmen pelayanan kepada masyarakat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
