26.7 C
Jakarta
Minggu, Agustus 16, 2026

Latest Posts

DPR RI Dorong Pemerintah Percepat Penanganan Medis Korban Gempa NTT

Wartain.com – Komisi IX DPR RI mendorong pemerintah bergerak cepat menangani korban gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin usai menghadiri tasyakuran di Kantor DPC PKB Kota Sukabumi, Minggu (16/8/2026).

Zainul meminta pemerintah memprioritaskan penanganan pada masa tanggap darurat, terutama bagi korban yang mengalami luka dan membutuhkan perawatan medis intensif.

“Kami menyampaikan belasungkawa dan juga keprihatinan yang sangat mendalam terhadap musibah bencana gempa yang ada di Nusa Tenggara Timur. Kami berdoa semoga warga masyarakat yang terkena dampak diberikan kekuatan lahir dan batin untuk terus menjalani kehidupan musibah yang ada,” ujar Zainul.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026). Dampaknya meluas ke sejumlah wilayah dan memicu kerusakan bangunan serta gangguan akses di daerah terdampak.

Berdasarkan pembaruan data BNPB pada Minggu (16/8/2026), sedikitnya 53 orang meninggal dunia, 135 orang mengalami luka-luka, dan lebih dari 5.000 warga mengungsi akibat bencana tersebut.

Zainul menilai kondisi tersebut membutuhkan respons cepat dari pemerintah, terutama dalam proses evakuasi dan pelayanan kesehatan bagi korban.

Ia meminta Kementerian Kesehatan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan korban yang mengalami cedera maupun luka mendapatkan pertolongan medis yang memadai.

“Kami meminta pemerintah untuk mengambil langkah-langkah atau upaya-upaya darurat untuk bisa sesegera mungkin menangani korban di masa-masa tanggap darurat ini,” katanya.

Menurut Zainul, proses evakuasi menjadi salah satu prioritas karena masih terdapat korban yang membutuhkan pertolongan. Setelah berhasil dievakuasi, korban harus segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

“Termasuk di dalamnya adalah kesehatan. Kementerian Kesehatan kami juga mendorong untuk segera mengambil upaya-upaya cepat penanganan medis, terutama untuk korban-korban bencana yang masih bisa diselamatkan, tapi mengalami cedera maupun juga luka, yang itu membutuhkan perawatan yang lebih intensif lagi,” ujarnya.

Selain layanan kesehatan, Zainul juga meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Ketersediaan pangan, listrik, serta kebutuhan dasar lainnya dinilai penting untuk menjamin kondisi para pengungsi yang harus meninggalkan rumah akibat kerusakan maupun kekhawatiran terhadap gempa susulan.

“Jadi evakuasi, kemudian penanganan medis, dan juga ketersediaan terhadap kebutuhan pangan. Selain soal listrik dan lain-lain,” tutur Zainul.

Di tengah proses pencarian dan pertolongan, penanganan korban menjadi tantangan karena sejumlah wilayah terdampak mengalami kerusakan serta akses yang terganggu. BNPB menyebut lebih dari 5.000 warga masih berada di lokasi pengungsian.

Komisi IX DPR berharap pemerintah bersama seluruh unsur terkait dapat mempercepat proses evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, serta pemulihan fasilitas dasar agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.