Wartain.com – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Fadlan Alparizi (5), bocah asal Kampung Babakan Gobang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya dilaporkan hilang di sekitar aliran Sungai Cicatih. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 13.32 WIB.
Sebelumnya, Fadlan dilaporkan hilang pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, sebelum menghilang korban bermain bersama teman-temannya di sekitar sebuah musala yang berada tidak jauh dari bantaran Sungai Cicatih.
Dua orang teman korban mengaku sempat melihat Fadlan berlari ke arah belakang musala yang berbatasan langsung dengan aliran sungai. Sejak saat itu korban tidak lagi terlihat hingga keluarga bersama warga melakukan pencarian dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Gabungan segera melaksanakan operasi pencarian. Berbagai metode diterapkan, mulai dari penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai, pemantauan menggunakan drone, hingga pencarian di bawah permukaan air dengan bantuan alat Aqua Eye.
Setelah lebih dari satu hari pencarian, keberadaan korban akhirnya diketahui berkat informasi dari seorang warga yang sedang memancing dan melihat sesosok tubuh mengapung di aliran sungai. Tim gabungan segera menuju lokasi dan memastikan bahwa tubuh tersebut adalah Fadlan.
Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi yang diduga menjadi titik awal hilangnya. Selanjutnya, jenazah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Ia mengatakan seluruh personel gabungan telah berupaya maksimal sejak hari pertama pencarian.
“Seluruh unsur yang terlibat bekerja tanpa henti melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Setelah menerima informasi dari warga yang sedang memancing, tim langsung bergerak ke lokasi hingga korban berhasil ditemukan. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga dan berharap diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Miky.
Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Sukabumi, TNI, Polri, Tagana, Dinas Pemadam Kebakaran, Pramuka Peduli, P2BK Nagrak, Satpol PP, relawan kemanusiaan, pemerintah desa, serta masyarakat yang turut membantu selama proses pencarian berlangsung. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
