Wartain.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi dengan magnitudo 5.2 terjadi di wilayah laut Sulawesi, Selasa 19 Agustus 2026 pukul 18:01:30 WIB.
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di koordinat 5.62 LU, 125.24 BT. Lokasinya sekitar 225 km Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 km dan termasuk gempa dangkal. Dengan kedalaman tersebut, getaran berpotensi dirasakan di wilayah sekitar pusat gempa.
Melalui rilis resminya, BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi hoaks.
“Tidak Berpotensi Tsunami” tertulis jelas pada infografis BMKG yang dirilis Direktorat Gempabumi dan Tsunami.
Wilayah Pulau Karatung dan sekitarnya memang berada di zona pertemuan lempeng yang aktif. Karena itu aktivitas gempa cukup sering terjadi di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa M5.2 tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di dekat pusat gempa untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Warga juga diminta memastikan bangunan rumah dalam kondisi aman, terutama yang berada di wilayah pesisir.
BPBD setempat diminta melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan BMKG untuk informasi lebih lanjut.
Sementara itu, untuk wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi, gempa ini tidak dirasakan karena jaraknya yang cukup jauh dari pusat gempa.
BMKG meminta masyarakat terus mengikuti informasi resmi melalui website http://www.bmkg.go.id dan akun media sosial @InfoBMKG.
Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.
Dengan tetap tenang dan mengikuti arahan petugas, diharapkan dampak dari gempa dapat diminimalisir.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
