26.7 C
Jakarta
Rabu, Agustus 19, 2026

Latest Posts

Mahasiswa KKN STISIP WM Sukabumi Gelar Edukasi Bullying dan Mitigasi Bencana di SMPN 3 Jampang Kulon, Gandeng BPBD Surade

Wartain.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Stisip Widyapuri Mandiri (WM) Sukabumi dari Desa Bojongsari menggelar edukasi bullying serta sosialisasi dan pelatihan mitigasi bencana di SMPN 3 Jampang Kulon, Rabu (19/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menggandeng petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Surade untuk memberikan edukasi kebencanaan kepada para siswa.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan menyasar siswa-siswi kelas VII. Agenda pertama diisi dengan pemaparan materi mengenai bullying yang disampaikan oleh Citra (21), anggota mahasiswa KKN STISIP WM Sukabumi. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan mitigasi bencana bersama petugas BPBD Surade, Asep Abdul Aziz dan Rafdi.

Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif dan tidak monoton, mahasiswa KKN menyisipkan ice breaking di sela-sela penyampaian materi. Jajaran guru SMPN 3 Jampang Kulon juga menyambut baik kegiatan yang dinilai memberikan pengetahuan tambahan bagi siswa.

Dalam sesi mitigasi bencana, petugas BPBD tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga memberikan praktik melalui simulasi. Materi yang diberikan meliputi jenis dan karakteristik bencana serta teknik PPGD (Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat).

Asep (28), petugas BPBD Surade mengatakan. “Mitigasi bencana sangat penting dikenalkan sejak dini, terutama di wilayah Sukabumi yang memiliki potensi bencana. Dengan bekal pengetahuan ini, siswa diharapkan mampu menyelamatkan diri, memahami jalur evakuasi, menghindari kepanikan, serta turut menyebarkan kesadaran kebencanaan kepada keluarga dan masyarakat,” ungkapnya

Ia juga menambahkan, pemahaman mitigasi bencana perlu diberikan melalui kombinasi teori dan praktik. “Materi yang disampaikan meliputi jenis dan karakteristik bencana serta teknik PPGD, yang tidak hanya diberikan secara teori, tetapi juga dipraktikkan melalui simulasi. Bencana tidak dapat kita prediksi, tetapi kesiapsiagaan dapat kita persiapkan. Satu pengetahuan tentang mitigasi bencana hari ini dapat menyelamatkan nyawa di kemudian hari,” tambah Asep.

Asep juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN STISIP WM Sukabumi yang telah membuka ruang kolaborasi dengan BPBD dalam kegiatan tersebut.

“Sebelumnya kami berterima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa KKN STISIP yang telah menggandeng kami untuk menjadi narasumber di SMPN 3 Jampang Kulon. Kolaborasi ini adalah salah satu cara kami menjaga silaturahmi agar terjalin baik dengan semua pihak,” pungkasnya.

Sementara itu, Uwen Setiawan selaku bagian Kesiswaan SMPN 3 Jampang Kulon mengatakan pihak sekolah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN.

“Sekolah sangat mengapresiasi kegiatan edukasi bullying dan mitigasi bencana ini karena memberikan bekal karakter sekaligus kesiapsiagaan kepada siswa. Terlebih, kegiatan mitigasi yang didampingi BPBD tidak hanya berupa materi, tetapi juga praktik, sehingga siswa lebih memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Uwen.

Ketua KKN STISIP WM Sukabumi, Rafli (22), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi yang memiliki manfaat langsung bagi siswa.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar menjalankan program KKN, lebih dari itu bagaimana mahasiswa dapat memberikan edukasi yang memiliki manfaat nyata bagi siswa. Edukasi bullying dan mitigasi bencana kami pilih karena keduanya berkaitan dengan terciptanya lingkungan sekolah yang aman, sadar, dan tanggap,” ujar Rafli.

Rafli menambahkan, kolaborasi dengan BPBD Surade menjadi bagian penting dalam memperkuat edukasi mitigasi bencana yang diberikan kepada siswa. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak berhenti dilingkungan sekolah saja, tapi dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat luas tentunya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN STISIP WM Sukabumi berharap edukasi mengenai bullying dapat membangun sikap saling menghargai di kalangan siswa, sementara sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi potensi bencana.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kolaborasi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.