26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 5, 2026

Latest Posts

PRIMARIA FEST 2026 Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Utama di Sukabumi

Wartain.com – Musik koplo dan Indonesian Bounce Music (IBM) kini tidak lagi dipandang sebagai genre pinggiran. Seiring berkembangnya budaya digital dan komunitas anak muda, genre tersebut justru semakin mendapat tempat sebagai bagian dari identitas musik generasi masa kini.

Fenomena itu menjadi latar belakang digelarnya PRIMARIA FEST 2026, sebuah festival musik yang akan berlangsung di Stadion Surya Kencana, Sukabumi, pada 10 Juli 2026. Festival ini mengusung konsep hiburan interaktif yang menempatkan pengalaman penonton sebagai bagian utama dari acara.

Festival Director PRIMARIA FEST, Reza Lubis, mengatakan Indonesian Bounce Music telah berkembang menjadi lebih dari sekadar genre musik. Menurutnya, musik tersebut kini menjadi ruang berekspresi sekaligus simbol kebersamaan bagi banyak anak muda.

“Lebih dari sekadar genre musik, Indonesian Bounce Music kini berkembang menjadi medium ekspresi yang merepresentasikan keberagaman, kebersamaan, dan semangat generasi masa kini. Di tengah berbagai stigma yang pernah melekat pada musik koplo dan turunannya, semakin banyak anak muda yang menjadikan Indonesian Bounce Music sebagai bagian dari identitas budaya yang mereka banggakan,” ujar Reza, Minggu (5/7/2026).

Ia menjelaskan, PRIMARIA FEST tidak hanya menghadirkan konser musik, tetapi juga berupaya membangun ruang yang inklusif bagi para penikmat Indonesian Bounce Music. Pengunjung diajak menikmati festival melalui berbagai aktivitas yang mendorong interaksi, kebersamaan, dan partisipasi aktif.

Menurut Reza, festival yang diinisiasi oleh RESONINE tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kreatif berbasis musik, pengalaman, dan komunitas.

“PRIMARIA FEST adalah platform festival yang diinisiasi oleh RESONINE dengan fokus membangun ekosistem kreatif melalui musik, pengalaman, dan komunitas. Kami ingin menghadirkan format festival yang tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga pengalaman kolektif yang terasa lebih dekat, personal, dan partisipatif. Kami percaya Indonesian Bounce Music memiliki karakter yang unik dan autentik sebagai bagian dari budaya populer Indonesia yang patut dibanggakan bersama,” katanya.

Mengusung konsep experience-driven, festival ini akan menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, mulai dari sing along massal, karaoke koplo, hingga interaksi langsung antara penampil dan penonton. Konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal dibandingkan konser musik pada umumnya.

PRIMARIA FEST Sukabumi juga menghadirkan sejumlah musisi yang dikenal luas di kalangan penikmat Indonesian Bounce Music. NDX A.K.A, Whisnu Santika, dan Naykilla dipastikan menjadi penampil utama. Selain itu, festival juga akan dimeriahkan oleh Ari Lesmana, Ade Astrid, Juan Reza, Om Lorensa, serta sejumlah talenta lokal.

Reza berharap PRIMARIA FEST dapat mengubah cara masyarakat menikmati pertunjukan musik, sekaligus memperkuat posisi Indonesian Bounce Music sebagai bagian dari budaya populer Indonesia.

“Lewat PRIMARIA FEST, kami ingin mengubah cara menikmati musik. Dari sekadar menyaksikan pertunjukan menjadi pengalaman bersama yang lebih emosional, ekspresif, dan menyenangkan. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang melihat Indonesian Bounce Music sebagai karya budaya yang membanggakan dan memiliki tempat yang sejajar dengan genre musik lainnya, baik di Indonesia maupun di panggung internasional,” pungkasnya.

Tiket PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 telah dipasarkan melalui kanal resmi dengan beberapa kategori, mulai dari Gercep (Presale), Warga Rajin (Early Bird), hingga Warga dan Sultan (Regular). Informasi lengkap mengenai tiket dan rangkaian acara dapat diakses melalui akun Instagram resmi @primaria_id.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.