26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juli 11, 2026

Latest Posts

PMI Asal Kota Sukabumi Meninggal di Arab Saudi, Keluarga Berharap Jenazah Dipulangkan ke Tanah Air

Wartain.com – Kabar duka menyelimuti keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Evi Mentari (37). Setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit King Fahad, Jeddah, Arab Saudi, Evi dinyatakan meninggal dunia.

Informasi wafatnya Evi diterima keluarga pada Jumat malam (10/7/2026). Suami almarhumah, Erwin Susman (43), mengaku pertama kali memperoleh kabar dari rekan istrinya di Arab Saudi. Untuk memastikan informasi tersebut, ia kemudian menghubungi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.

“Awalnya saya dapat kabar dari teman istri. Malam harinya saya konfirmasi ke KJRI, sekitar pukul 11 atau 12 malam baru mendapat kepastian kalau istri saya memang sudah meninggal dunia. Setelah itu ada juga informasi secara lisan dari pihak rumah sakit,” ujar Erwin, Sabtu (11/7/2026).

Hingga kini, jenazah Evi masih berada di Rumah Sakit King Fahad karena proses administrasi dan penerbitan dokumen medis belum rampung. Keluarga masih menunggu seluruh persyaratan tersebut sebelum proses pemulangan dapat dilakukan.

“Jenazah masih di rumah sakit karena masih menunggu berkas-berkasnya keluar, kemungkinan hari Minggu. Saya juga ingin melihat kondisi istri melalui video setelah semua proses di rumah sakit selesai,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Evi meninggal dunia akibat tumor otak. Ibu dari tiga orang putra itu sebelumnya telah menjalani perawatan selama sekitar 16 hari dan sempat menjalani dua kali operasi.

“Katanya karena tumor otak. Sudah dua kali operasi dan dirawat sekitar 16 hari,” ungkap Erwin.

Keluarga berharap jenazah Evi dapat dipulangkan ke Indonesia agar dimakamkan di kampung halamannya. Mereka berharap proses repatriasi mendapat dukungan dari pemerintah dan instansi terkait sehingga dapat segera terlaksana.

“Harapannya tentu bisa dibawa pulang ke Indonesia. Sekarang kami masih menunggu proses administrasi dan persyaratan dari rumah sakit,” ujarnya.

Evi diketahui berangkat ke Arab Saudi untuk bekerja sebagai pekerja migran pada November 2022. Menurut sang suami, selama bekerja di negara tersebut Evi sempat mengalami persoalan dengan majikannya hingga akhirnya bekerja secara serabutan.

Pada akhir Mei 2026, kondisi kesehatannya mulai menurun setelah didiagnosis mengidap tumor otak. Sejak menjalani perawatan di rumah sakit, keluarga mengaku kesulitan memperoleh informasi secara menyeluruh mengenai kondisi Evi. Mereka bahkan sempat meminta bantuan berbagai pihak agar Evi dapat dipulangkan ke Indonesia. Namun sebelum proses tersebut terwujud, Evi mengembuskan napas terakhir di Arab Saudi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.