Wartain.com – Sebanyak 204 siswa baru SMPN 2 Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026-2027. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari penuh, Senin-Jumat, 13-17 Juli 2026.
Selama MPLS, para siswa baru akan dikenalkan dengan sistem lingkungan dan pembelajaran yang ada di SMPN 2 Nagrak, baik secara akademik maupun non-akademik. Tujuannya agar siswa lebih cepat beradaptasi di sekolah baru.
Kepala SMPN 2 Nagrak, Yana Rudiana, S.Pd, M.MPd, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pengenalan lingkungan sekolah di tempat mereka belajar yang baru.
Kepsek menegaskan dalam pelaksanaan MPLS, siswa wajib mengenali lingkungan sekolah, fasilitas, kurikulum, dan budaya belajar tanpa adanya perpeloncoan atau kekerasan.
Secara umum, MPLS memiliki beberapa tujuan utama:
Adaptasi: Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan, fasilitas umum, dan keamanan sekolah.
Pengenalan Diri: Mengenali potensi, bakat, dan minat peserta didik baru.
Pendidikan Karakter: Menumbuhkan perilaku positif, jujur, disiplin, dan sikap saling menghargai antarsesama warga sekolah.
Agar pelaksanaannya edukatif dan menyenangkan, sekolah mengadakan berbagai kegiatan seperti:
– Pengenalan program sekolah Wawasan Wiyata Mandala dan cara belajar efektif
– Pengenalan guru, staf, dan kakak kelas OSIS
– Simulasi kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah
– Permainan edukatif, dinamika kelompok, dan kegiatan sosial.

Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SMPN 2 Nagrak, Ai Yuliantini, SE, menyampaikan materi MPLS tahun ini mencakup: Kebiasaan Anak Indonesia (KID), 5S (Sapa, Salam, Senyum, Sopan dan Santun), Kurikulum Pembelajaran di SMP, pengenalan bijak bermedsos, penggalian bakat dan minat, cek kesehatan gratis, penataan lingkungan sekolah ramah dan nyaman, Pagi Ceria (berupa senam, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan permainan), pengenalan tata tertib sekolah, serta sosialisasi anti bullying.
Diketahui, menurut aturan pemerintah, pelaksanaan MPLS wajib bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Sekolah dilarang keras melakukan perpeloncoan, hukuman fisik, tugas membawa barang/atribut tidak relevan, atau pungutan biaya.
Dengan konsep yang menyenangkan, diharapkan 204 siswa baru dapat lebih cepat nyaman, mengenal teman, guru, dan seluruh kegiatan di SMPN 2 Nagrak.
Kepsek berharap melalui MPLS ini lahir generasi siswa yang berkarakter, disiplin, dan siap mengikuti pembelajaran di jenjang SMP.
Kegiatan MPLS ditutup dengan komitmen bersama antara guru, orang tua, dan siswa untuk menjaga lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan kondusif.
“SMPN 2 Nagrak menargetkan lulusan yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler,” pungkas Kepsek.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
