Wartain.com – Keberanian seorang perempuan menggagalkan aksi percobaan perampokan bersenjata di Kampung Sinagar RT 1 RW 2, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/7/2026) siang. Pelaku yang diduga hendak membawa kabur uang korban akhirnya melarikan diri setelah mendapat perlawanan.
Kronologi: Diancam Golok Saat Sendirian
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB ketika WT (26), pegawai agen BRI Link, sedang berada seorang diri di lokasi kejadian. Saat kondisi sekitar relatif sepi, seorang pria tak dikenal masuk dan langsung mengancam korban menggunakan senjata tajam.
Korban menuturkan pelaku membawa tas dan memaksanya menyerahkan uang sambil melarangnya berteriak meminta pertolongan.
“Saya lagi duduk, tiba-tiba orang itu masuk. Dia langsung menyuruh saya memasukkan uang ke dalam tas yang dibawanya dan melarang saya berteriak,” ujarnya.
Korban mengatakan pelaku bertubuh tinggi dan kurus. Saat beraksi, wajahnya tertutup helm sehingga sulit dikenali. Selain itu, pelaku membawa dua senjata tajam berupa golok panjang dan golok berukuran lebih kecil.
Untuk menekan korban, pelaku juga mengeluarkan ancaman. “Kalau teriak nanti ditusuk,” katanya menirukan ancaman yang disampaikan pelaku.
Berani Melawan, Pelaku Kabur
Meski berada dalam situasi berbahaya, korban memilih melawan. Ia memegang tangan pelaku dan mendorongnya hingga pelaku diduga panik. Aksi tersebut membuat pelaku membatalkan niatnya dan melarikan diri ke arah kawasan Sinagar tanpa sempat membawa uang maupun barang berharga.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gores ringan di beberapa bagian tubuh. Namun, tidak ada kerugian materi karena seluruh harta benda miliknya berhasil diselamatkan.
Diduga Sudah Diintai
Dihubungi Wartain.com lewat sambungan telepon, pemilik/owner BRI Link Sinagar, Teh Poni (38) menuturkan ini kejadian pertama kali. Sebelumnya belum pernah ada kejadian serupa yang dialami.
“Betul, kemarin ada kejadian dengan tujuan perampokan. Pelakunya datang tiba-tiba, kayaknya sudah diintai. Soalnya gak lama habis ditinggalin sama suami, orangnya datang. Ini baru pertama kalinya, sebelumnya belum pernah ada kejadian serupa,” kata Teh Poni, Senin 20/07/2026.
Dirinya berharap aparat segera melakukan penyelidikan untuk mengantisipasi terulangnya aksi kriminal serupa di wilayah Kecamatan Nagrak.***
Disclaimer: Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama agen layanan keuangan yang beroperasi di lokasi sepi. Segera laporkan ke pihak berwajib jika melihat orang mencurigakan.
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
