Wartain.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingati Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-79 pada Senin, 21 Juli 2026. Di usia yang hampir delapan dekade, BMKG menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan demi mendukung ketahanan nasional.
Peringatan puncak HMKG tahun ini mengusung tema “BMKG Hebat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut menjadi arah bagi seluruh insan BMKG dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa tema “BMKG Hebat” bukanlah pernyataan bahwa lembaganya sudah sempurna. Justru sebaliknya, tema itu menjadi pengingat untuk terus berbenah.
“Tema ‘BMKG Hebat’ bukan untuk menyatakan bahwa kami sudah hebat. Tema ini justru menjadi pengingat agar seluruh insan BMKG terus belajar, terus berbenah, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan,” kata Faisal di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Menurut Faisal, pengabdian BMKG pada akhirnya akan dinilai langsung oleh masyarakat. Karena itu, integritas dan kerja tulus menjadi kunci utama dalam setiap layanan yang diberikan.
“Pada akhirnya, masyarakatlah yang akan menilai pengabdian kami,” ujarnya.
Memasuki usia ke-79, tantangan yang dihadapi BMKG juga semakin kompleks. Perubahan iklim, bencana hidrometeorologi, hingga gempa bumi dan tsunami menuntut layanan BMKG menjadi lebih adaptif, cepat, dan andal.
Untuk itu, BMKG terus memacu transformasi di bidang teknologi, data, dan sumber daya manusia. Tujuannya agar informasi cuaca, iklim, dan gempa bisa sampai ke masyarakat secara tepat waktu dan mudah dipahami.
Faisal menekankan, penguatan layanan ini adalah bagian dari upaya besar mendukung ketahanan nasional. Informasi dari BMKG diharapkan bisa menjadi dasar pengambilan keputusan di berbagai sektor, mulai dari pertanian, kelautan, transportasi, hingga kebencanaan.
“Upaya tersebut sejalan dengan semangat tema HMKG ke-79, yaitu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, bekerja dengan integritas, serta mengabdi dengan tulus kepada masyarakat,” tegasnya.
Dengan semangat “BMKG Hebat”, Faisal berharap kehadiran BMKG bisa terus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Baik saat menghadapi cuaca ekstrem, musim tanam, hingga potensi bencana.
Di usia yang menginjak hampir delapan dekade, BMKG berkomitmen untuk tidak berhenti belajar. Tujuannya satu: memastikan setiap peringatan dini dan informasi yang disampaikan benar-benar melindungi nyawa dan penghidupan rakyat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
