Wartain.com – Kontes Batu Akik Indonesia Kapolres Sukabumi Kota Cup 2026 atau The Rock Show menjadi ruang bagi para pecinta batu mulia untuk tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan melestarikan budaya. Kegiatan yang digelar di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Jumat (31/7/2026), diikuti peserta dari berbagai daerah dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengatakan batu akik memiliki nilai lebih dari sekadar koleksi. Di balik keindahan dan keunikannya, batu mulia juga menyimpan nilai seni, budaya, serta peluang ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha.
Menurut Sentot, penyelenggaraan The Rock Show menjadi salah satu upaya mempertemukan komunitas pecinta batu akik sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat positif.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat. Industri batu mulia memiliki nilai seni, budaya, dan ekonomi yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkenalkan potensi Kota Sukabumi kepada peserta dari berbagai daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut, kata Sentot, mencerminkan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan mendukung berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Sentot juga mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan selama mengikuti kontes. Ia berharap para peserta membawa kesan baik tentang Kota Sukabumi sebagai daerah yang aman, nyaman, dan memiliki kekayaan budaya.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan juga disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana. Menurutnya, kontes batu akik menjadi momentum untuk mengangkat kembali warisan budaya yang pernah berkembang di masyarakat sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya sektor ekonomi kreatif.
“Batu akik bukan hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya. Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha, pengrajin, hingga kolektor memiliki ruang untuk memperkenalkan kualitas dan keunikan batu akik kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Bobby.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan karena dinilai mampu menarik kunjungan masyarakat, menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, serta memperkuat jejaring antarkomunitas dari berbagai daerah.
Pembukaan The Rock Show turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polres Sukabumi Kota, para kapolsek, Ketua Komunitas Pecinta Batu Akik Sukabumi, panitia pelaksana, serta ratusan peserta dan kolektor batu akik dari berbagai wilayah.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
