Wartain.com – Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mengonfirmasi pengunduran dirinya dari kepengurusan DPP Partai Golkar di bawah Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Nusron menegaskan yang ia tinggalkan adalah jabatan struktural, bukan keanggotaan partai.
“Kalau soal itu kami sudah lama diskusi dengan Pak Bahlil dari tahun lalu. Jadi selebihnya lebih baik tanyakan sama Pak Bahlil selaku ketua umum,” kata Nusron di kompleks parlemen, Senayan, Senin (21/9/2026).
Saat ditanya alasan mundur, Nusron enggan menjelaskan detail.
“Mas mohon maaf ya, mohon maaf ya, saya punya privasi untuk jalan, boleh enggak saya jalan?” ujarnya sambil meninggalkan wartawan.
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji sebelumnya menyebut Nusron sudah mengajukan mundur lebih dari enam bulan lalu.
“Ya mundur. Pak Nusron menyampaikan langsung ke Ketua Umum. Seingat saya lebih enam bulan lalu,” kata Sarmuji, Minggu (20/9).
Di periode 2024-2029, Nusron sempat menduduki posisi Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian. Kini namanya tidak lagi tercantum di struktur terbaru.
Sarmuji memastikan, meski mundur dari pengurus, Nusron tetap berstatus kader Golkar.***
Editor: Aab Abdul Malik
(Dul)
