Wartain.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai HANURA Kabupaten Majalengka yang digelar pada hari Minggu, 11/10/2026, menetapkan Yance Prasetya, S.Pd., yang akrab disapa Apih Yance, sebagai Ketua DPC Partai HANURA Kabupaten Majalengka periode 2025–2030. Hasil Muscab ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal, membangun struktur organisasi hingga akar rumput, dan mempersiapkan partai menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.
Muscab tersebut dihadiri Ketua DPD Partai HANURA Jawa Barat H. Dian Rahadian, S.H., M.H., Sekretaris DPD Cecep Lukmanul Hakim, M.Ag., Wasekjen DPP Partai HANURA Budi Hermansyah, serta Muhammad Haikal Yushendri, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus lainnya.
Terpilihnya Apih Yance diharapkan menjadi awal penguatan organisasi HANURA di Kabupaten Majalengka. Kepemimpinan baru tidak hanya dituntut menyusun kepengurusan, tetapi juga memastikan setiap tingkatan organisasi memiliki peran, program kerja, dan kemampuan menjangkau masyarakat secara nyata.
Ketua DPD Partai HANURA Jawa Barat, H. Dian Rahadian, menegaskan bahwa konsolidasi harus menjadi pekerjaan utama setelah Muscab. Menurutnya, keberhasilan musyawarah tidak cukup diukur dari terpilihnya ketua DPC, tetapi dari kemampuan kepemimpinan baru menyatukan kader dan menggerakkan organisasi secara berkelanjutan.
“Konsolidasi adalah cara menyatukan langkah, sedangkan pembangunan struktur adalah cara memastikan perjuangan memiliki pijakan yang kuat. Partai yang kokoh tidak dibangun oleh nama besar, tetapi oleh kader yang solid hingga ke akar rumput,” demikian pesan penguatan organisasi HANURA Jawa Barat.
Dian juga menekankan pentingnya membangun struktur yang aktif dan berjenjang, mulai dari DPC, PAC, hingga tingkat desa dan kelurahan. Struktur tersebut harus menjadi ruang kaderisasi, komunikasi, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran HANURA tidak hanya dirasakan menjelang pemilu, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, Wasekjen DPP Partai HANURA Budi Hermansyah mengingatkan bahwa penguatan struktur perlu berjalan seiring dengan pembenahan administrasi dan kesiapan menghadapi proses verifikasi partai politik. Kelengkapan kepengurusan, data keanggotaan, sekretariat, serta dokumen organisasi harus dipersiapkan sejak dini dan dipelihara secara berkelanjutan.
Menjelang Pemilu 2029, kesiapan organisasi menjadi salah satu fondasi penting bagi partai politik. Karena itu, DPC HANURA Kabupaten Majalengka diharapkan segera menerjemahkan hasil Muscab ke dalam langkah kerja yang konkret, dengan target organisasi yang jelas dan koordinasi yang kuat hingga tingkat bawah.
Kepemimpinan Apih Yance kini memikul amanah untuk menyatukan potensi kader, memperkuat soliditas internal, dan membangun kepercayaan masyarakat Majalengka. Tantangannya bukan semata-mata membesarkan struktur di atas kertas, melainkan menjadikan struktur tersebut aktif, produktif, dan mampu menghadirkan manfaat bagi rakyat.
Muscab HANURA Kabupaten Majalengka menjadi bagian dari konsolidasi berkelanjutan HANURA Jawa Barat. Dengan kepemimpinan yang solid, struktur yang tertata, dan kader yang bekerja hingga akar rumput, HANURA meneguhkan langkah untuk memperkuat organisasi dan mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.***
Editor: Aab Abdul Malik
(Dul)
