26.7 C
Jakarta
Senin, Mei 25, 2026

Latest Posts

Qatar Sebut Masa Perpanjangan Gencatan Senjata Hamas-Israel Diperpanjang Dua Hari

Wartain.com || Hamas dan Israel sepakat memperpanjang gencatan senjata di Jalur Gaza selama dua hari. Sebelumnya kedua pihak yang berkonflik itu melakukan gencatan senjata selama empat hari sejak Jumat 24/11/2023.

Perpanjangan gencatan senjata tersebut dikonfirmasi oleh Qatar yang menjadi mediator konflik Hamas dan Israel. Pertukaran tawanan akan terus dilakukan kedua pihak, bantuan kemanusiaan juga akan lebih banyak yang masuk ke Gaza.

“Negara Qatar mengumumkan bahwa, sebagai bagian dari mediasi yang sedang berlangsung, kesepakatan telah dicapai untuk memperpanjang gencatan senjata kemanusiaan selama dua hari tambahan di Jalur Gaza,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari dikutip dari Al Jazeera, Selasa 28/11/2023.

Qatar, Amerika Serikat dan Mesir telah terlibat dalam negosiasi intensif untuk membangun dan memperpanjang gencatan senjata di Gaza.

Ghazi Hamad dari biro politik Hamas mengamini adanya kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata. Menurutnya dalam perjanjian sebelumnya juga disebutkan untuk membuka peluang memperpanjang gencatan senjata sehingga lebih dari 4 hari.

“Itu (kemungkinan perpanjangan) tertulis dalam perjanjian, bahwa jika Hamas memberikan lebih banyak sandera, akan ada lebih banyak hari gencatan senjata,” katanya dikutip dari Al Jazeera.

“Kami kini sepakat untuk membebaskan lebih banyak sandera dan memperpanjang perjanjian selama dua hari. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat kami, khususnya masyarakat Gaza,” tambahnya.

Lebih jauh Ghazi menuturkan harapannya untuk tidak hanya gencatan senjata, tapi penyelesaian konflik.

“Saya berharap kita dapat memperpanjangnya hingga kita mencapai akhir perang ini. Kami ingin mengakhiri perang. Kami berada dalam gencatan senjata sementara namun kami berupaya untuk memperpanjangnya. Ada banyak dukungan dari Qatar, Mesir dan banyak negara Barat untuk mengakhiri bencana ini,” pungkasnya.

Selama gencatan senjata awal, total 50 sandera sipil, perempuan dan anak-anak, diperkirakan akan dibebaskan oleh Hamas.

Sebagai imbalannya, 150 tahanan Palestina yang ditahan oleh Israel akan dibebaskan. Selain itu lebih banyak bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Gaza.***

Foto: Reuters/Ibraheem Abu Mustafa

(Red)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.