26.7 C
Jakarta
Selasa, April 28, 2026

Latest Posts

Hadiri Seminar Hari Anak Nasional 2024 Tingkat Kabupaten Subang, PJ. Bupati :  Anak Sebagai Harapan Bangsa dan Negara

Wartain.com || Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd., hadir dan membuka secara langsung Seminar Hari Anak Nasional 2024 Tingkat Kabupaten Subang yang diinisiasi oleh Komite Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Subang dengan mengusung tema “Merangkai Mimpi, Mewujudkan Harapan Melalui Pemuda Beraksi, Anak-Anak Berprestasi” bertempat di Gedung Organisasi Wanita (GOW) Subang, pada Rabu 31/07/2024.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa unsur seperti Asisten Daerah bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, jajaran KPAD Subang, Organisasi Masyarakat, dan Organisasi Kepemudaan di Kab. Subang.

Sementara itu sebagai narasumber, unsur kepanitiaan mendatangkan Kepala DP2KBP3A, Dra. Nunung Suryani, M.Si., dan Kanit PPA Polres Subang Ibu Dedeh, dengan harapan dapat menghadirkan ide brilian dalam rangka memenuhi hak-hak anak di Kabupaten Subang.

Membuka sambutannya Dr. Imran menekankan pentingnya peran orang tua dalam memenuhi hak-hak anak-anak, yang kedepannya bukan hanya menjadi harapan keluarga, tetapi juga merupakan harapan bangsa dan negara.

“Anak itu tidak hanya menjadi harapan keluarga, tapi juga menjadi harapan bangsa dan negara ini. Saya tekankan pentingnya perlindungan, pembimbingan, dan pembinaan yang baik,” ucapnya saat memberikan sambutan.

Dr. Imran kemudian membeberkan beberapa poin yang menjadi masalah utama dalam perlindungan anak di Subang dan berharap apa yang disampaikan dapat dijadikan bahan diskusi untuk menemukan solusi. Poin-poin tersebut diantaranya :

1. Sebagian besar perempuan mendapat lapangan kerja yang luas sehingga perhatian terhadap anak menjadi berkurang. Salah satu penyebab stunting di Subang itu adalah masalah orang tua yang tidak memberikan asupan gizi cukup dan imunisasi dasar lengkap bagi anaknya.

Hadiri Seminar Hari Anak Nasional 2024 Tingkat Kabupaten Subang, PJ. Bupati :  Anak Sebagai Harapan Bangsa dan Negara (foto : Rozali)

2. Di sekolah baik umum atau pesantren, bully masih menjadi masalah. Bullying itu tudak hanya ancaman dan intimidasi tapi termasuk kata-kata. Kekerasan terhadap anak tidak hanya fisik tapi dapat terjadi dalam bentuk verbal.

3. Pelecehan seksual dan kekerasan seksual pada anak juga masih terjadi.

4. Pernikahan anak di bawah umur masih lazim terjadi di Subang.

Pada kesempatan tersebut Dr. Imran juga menyampaikan harapan kedepannya pengembangan Kab. Subang menuju kota industri, yang harus diantisipasi agar anak-anak Subang tidak hanya menjadi penonton tetapi juga mampu menjadi pemimpin di masa mendatang.

Beliau juga menuturkan Subang yang begitu kaya ini harus dikelola oleh SDM yang unggul agar potensi yang ada ini dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat Subang.

“Kita harus mempersiapkan generasi muda kita untuk menyongsong industrialisasi Subang. Warga Subang jangan sampai jadi penonton. Saya tidak berharap pemuda Subang menjadi pekerja. Saya ingin anak-anak Subang menjadi pemimpin. Maka dari itu harus dipersiapkan dengan baik. We have everything, but we don’t have anything. Kita punya potensi sumber daya alam yang luar biasa tapi PAD kita masih 18% dari APBD kita. Anak-anak itu harus kita beri motivasi dan pikiran yang optimis. Jangan diajarkan menjadi mental calo. Buang mental itu kalau ingin Subang menjadi daerah yang maju,” tegas Imran.

Harapannya, dengan diadakan kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat subang dapat bahu-membahu untuk menciptakan Subang yang ramah kepada semua kalangan masyarakat, sehingga pengembangan Subang di masa yang akan datang dapat menarik bagi para investor. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Gerakan Peduli Anak.***

Foto : Rozali

Editor : Aab Abdul Malik

(Rozali/Biro Subang)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.