Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong penguatan kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai salah satu unsur yang berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Satlinmas Kelurahan Tipar yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Kelurahan Tipar, Rabu (26/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Memperkuat Peran Satlinmas sebagai Garda Terdepan Keamanan Lingkungan Kelurahan Tipar untuk Kota Sukabumi”.
Bimtek diikuti anggota Satlinmas Kelurahan Tipar dan dihadiri Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Camat Citamiang, Lurah Tipar Cecep Kuswandi serta sejumlah unsur kewilayahan.
Lurah Tipar Cecep Kuswandi mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan anggota Satlinmas dalam menghadapi berbagai situasi di lingkungan. Selain memahami tugas pokok, anggota juga perlu memiliki kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan unsur lainnya.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul dan belajar bersama. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, anggota Satlinmas semakin memahami tugasnya dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Cecep.
Ia menjelaskan, posisi Satlinmas yang berada di tengah masyarakat membuat keberadaan mereka cukup strategis. Anggota Satlinmas dinilai memiliki pemahaman terhadap kondisi lingkungan sekaligus dapat membantu pemerintah kelurahan dalam berbagai kegiatan maupun persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.
Cecep pun menekankan pentingnya membangun sinergi antara Satlinmas dengan aparatur kelurahan, TNI-Polri dan masyarakat.
“Yang paling penting adalah sinergi. Satlinmas harus bisa bekerja sama dengan kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tentunya masyarakat,” ujarnya.
Menurut Cecep, koordinasi yang berjalan baik akan memudahkan berbagai persoalan di lingkungan ditangani secara bersama-sama sehingga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi atas perhatian dan dukungan terhadap Satlinmas, termasuk dalam menunjang pelaksanaan tugas anggota di lapangan.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengingatkan bahwa pembangunan daerah harus diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Pembangunan fisik, menurutnya, hanya menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Program pemerintah harus memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Bukan hanya membangun infrastrukturnya, tetapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat, memiliki kesempatan untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Ayep.
Ia menilai pembangunan infrastruktur, pemenuhan kebutuhan dasar dan penciptaan kesempatan kerja perlu berjalan secara beriringan. Dengan demikian, program pemerintah tidak hanya menghasilkan pembangunan secara fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Ayep juga menekankan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kondisi wilayah. Peran masyarakat dan berbagai unsur kewilayahan menjadi bagian penting dalam menyelesaikan persoalan yang muncul di lingkungan.
Dalam hal tersebut, Satlinmas memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan berada dekat dengan dinamika yang terjadi di tingkat kelurahan.
Ayep berharap Bimtek yang dilaksanakan dapat memberikan pengetahuan baru sekaligus meningkatkan kesiapan anggota Satlinmas dalam melaksanakan tugas.
“Semoga apa yang didapat dalam kegiatan ini bisa menjadi bekal bagi anggota Satlinmas untuk menjalankan tugas dengan lebih baik dan memberikan kontribusi bagi lingkungan,” ungkapnya.
Melalui penguatan kapasitas tersebut, Satlinmas Kelurahan Tipar diharapkan semakin profesional, sigap dan mampu berkoordinasi dengan seluruh unsur kewilayahan. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat Kota Sukabumi.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
