26.7 C
Jakarta
Senin, Oktober 5, 2026
Beranda blog Halaman 1896

BMKG : Jabodetabek Mulai Hari Ini Hujan Ringan 

0

Wartain.com, Jakarta || Awal hujan mulai tiba. Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), disebut punya potensi diguyur hujan ringan mulai hari ini, Jumat 06/10/2023, hingga setidaknya sepekan ke depan.

Hal tersebut diungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam sebuah unggahan di Instagram berjudul “Prakiraan Hujan Wilayah Jabodetabek” yang diunggah Kamis 05/10/2023.

Dalam unggahan itu, BMKG menyampaikan prediksi akumulasi curah hujan selama 24 jam, mulai dari 6 sampai 12 Oktober 2023.

Berikut rincian prakiraan cuaca Jabodetabek sepekan ke depan:

6 Oktober pukul 07.00 WIB – 7 Oktober pukul 07.00 WIB
Secara umum berawan, namun Bogor, Depok, Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur berpotensi hujan ringan.

7 Oktober pukul 07.00 WIB – 8 Oktober pukul 07.00 WIB
Secara umum cerah berawan.

8 Oktober pukul 07.00 WIB – 9 Oktober pukul 07.00 WIB
Secara umum berawan, namun Bogor, Depok, Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur berpotensi hujan ringan.

9 Oktober pukul 07.00 WIB – 10 Oktober pukul 07.00 WIB
Secara umum cerah berawan.

10 Oktober pukul 07.00 WIB – 11 Oktober pukul 07.00 WIB
Secara umum cerah berawan, namun Bogor berpotensi hujan ringan.

11 Oktober pukul 07.00 WIB – 12 Oktober pukul 07.00 WIB
Secara umum berawan, namun Bogor, Depok, Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Timur berpotensi hujan ringan.

Selain Jabodetabek, merujuk Prospek Cuaca Seminggu ke Depan Periode 6 hingga 12 Oktober 2023, sejumlah wilayah lain di Indonesia juga diprediksi bakal diguyur hujan dalam sepekan ke depan.

“Berdasarkan prediksi kondisi global, regional, dan probabilistik model diprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terdapat di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua Barat, dan Papua,” demikian laporan BMKG.

Pertama, anomali suhu di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, yang ditunjukkan lewat Southern Oscillation Index (SOI), Indeks NINO 3.4, dan Dipole Mode Index (DMI), tak berpengaruh banyak pada peningkatan curah hujan di RI.

BMKG menunjukkan nilai SOI sejauh ini mencapai-12,6, Indeks NINO 3.4 yang mencapai +1,37, dan Dipole Mode Index (DMI) +1,69. “Tidak signifikan,” tulis BMKG.

Kedua, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) aktif pada kuadran 7 (Western Pacific) dalam kondisi Netral. Hal ini menunjukkan kondisi yang tidak signifikan untuk wilayah Indonesia hingga sepekan ke depan.

Ketiga, aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator diprakirakan aktif di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Papua.

Keempat, gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Sumatra Utara dan Riau dalam sepekan ke depan.

“Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” tulis BMKG.

Selain itu, sirkulasi siklonik terpantau berada di Samudera Pasifik utara Papua yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Samudera Pasifik utara Papua.

Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Perairan sebelah barat Aceh hingga Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dari Kalimantan Timur bagian selatan, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Utara bagian utara;

Sulawesi Tengah bagian selatan, Sulawesi Barat bagian utara, Maluku Utara, dari Papua bagian tengah hingga Papua Barat.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut,” pungkas BMKG.***

Sumber : bmkg.go.id

Foto : Kapannewon Pengasih/Ilustrasi

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Ganjar Ke Cianjur, Hilirisasi Pertanian Untuk Kedaulatan Pangan

0

Wartain.com || Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, melakukan kunjungan ke Cianjur dan menginap di desa terpencil kali Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis 05/10/2023.

Dalam kunjungannya, Ganjar datang untuk menjalankan salah satu program andalannya, yakni hilirisasi pertanian untuk menuju kedaulatan pangan.

Menggandeng Koperasi Desa Sejahtera Indonesia (Kodesi) milik Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) di mana Ganjar adalah Dewan Pembinanya, petani milenial dan warga setempat, Ganjar menginisiasi pembangunan pabrik teh kualitas premium di Desa Tegallega, Kecamatan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Pabrik teh ini akan memproduksi teh premium yang kami beri merk Teh GP. Itu kepanjangan dari Teh Gede Pangrango, karena wilayah ini ada di kaki gunung Gede dan Pangrango,” kata Fery Kurniawan, konsultan pabrik, mengutip SindoNews.

Pabrik teh itu nantinya akan dikelola oleh anak-anak muda. Sementara, pilot project akan mengelola 4 hektare kebun teh dan memproduksi 200 kg perhari.

“Untuk harganya, karena ini teh premium maka sangat tinggi. Per 50 kg seharga Rp150.000 dan perkilogram setara Rp800.000 sampai Rp2 juta. Tentu dengan hasil ini, akan membuat para petani teh di desa ini semakin sejahtera,” ucapnya.

Para anak muda petani milenial tersebut mengaku sangat senang. Sebab dengan adanya program pemberdayaan masyarakat ini, maka ekonomi masyarakat yang mayoritas adalah petani teh itu akan bertambah.

“Tentu kami sangat antusias sekali karena pak Ganjar menginisiasi ini untuk masyarakat. Dan kami anak muda dilibatkan menjadi motor penggerak. Harapannya tentu kami anak muda tidak perlu ke kota untuk bekerja, tapi bisa berkarya di desa dengan pendapatan tak kalah dengan mereka yang ada di kota,” ucap Nandri Rivaldi (29) salah satu petani milenial Desa Tegallega.

Sementara itu, Ganjar mengatakan bahwa banyak potensi masyarakat desa yang bisa dioptimalkan. Contohnya di Desa Tegallega ini, dimana ada potensi perkebunan teh yang bisa dikelola lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ada yang menarik ya di desa ini, ada anak muda milenial yang menggerakkan para petani. Mereka siap membuat pabrik teh dengan produk teh premium atau special tea. Tentu ini contoh kongkret bagaimana kita melakukan hilirisasi pertanian yang kita harapkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Ini keren,” ucapnya.

Dan yang menarik lagi lanjut Ganjar, pabrik teh itu dikelola bekerjasama dengan Kodesi, koperasi desa binaan Papdesi. Jika program ini berhasil, maka bisa diterapkan dan dikembangkan di desa-desa lain di seluruh Indonesia.

“Sangat mungkin dikembangkan di desa lain, tentu dengan unit usaha dan kearifan lokal masing-masing. Kalau semua bisa melakukan itu, maka bisa kita bayangkan betapa besarnya pendapatan yang dihasilkan. Ini bagian dari hilirisasi produk pertanian yang kita inginkan dan endingnya cita-cita kita mewujudkan kedaulatan pangan bisa tercapai,” imbuhnya.

Namun itu semua lanjut Ganjar bukanlah pekerjaan mudah. Pemerintah harus turun tangan dan mendorong agar program-program itu bisa berjalan. Selain terus melakukan pendampingan, pelatihan dan memberikan kemudahan terhadap akses modal, pemerintah kata Ganjar juga harus menjadi offtaker dari produk yang dihasilkan.

“Kalau mereka sudah jalan dan berproduksi, pemerintah yang harus menjadi offtakernya. Masukkan semua produk ini ke e-katalog dan wajibkan kementerian lembaga hingga pemerintah daerah untuk membeli. Jadi misal ada acara atau menyambut tamu kenegaraan, suguhannya teh apesial hasil karya petani milenial di Cianjur ini,” pungkasnya.***

Foto: MPI/Ricky Susan

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Nasdem Pastikan SYL Mundur Dari Jabatan Mentan

0

Wartain.com || Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, memastikan Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Pertanian di Kabinet Pemerintahan Joko Widodo.

“SYL mundur, Iya. Tapi belum tahu kapan ngajuin suratnya mau tadi, harusnya tadi secara langsung bukan dari kita (NasDem),” singkat Sahroni, kepada awak media, Kamis 05/10/2023 sore.

Pengunduran diri dilakukan pasca SYL ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian, saat dirinya sedang melakukan kunjungan kerja ke Eropa.

Diketahui sebelum pulang ke Indonesia, SYL sempat hilang kontak dan tidak ada kabar. SYL pulang ke Indonesia pada hari Rabu 04/10/2023, melalui penerbangan dari Singapura, namun dirinya tidak ditahan karena pihak imigrasi belum menerima perintah cegah atau tangkap.***

Foto: Suara.com/Fakhri Fuadi

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

BRIN: Sebagian Besar UMKM Terkendala Pemasaran Produk Dalam Digitalisasi

0

Wartain.com || Peneliti utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wati Hermawati mengungkapkan sebesar 70,2 persen pelaku UMKM yang melakukan digitalisasi bermasalah dengan pemasaran produk.

“Bukan hal yang mudah bagi UMKM membangun brand yang diusung. Banyak UMKM tidak punya brand, mereka sekadar menjual saja,” kata Wati di Jakarta, Kamis 05/10/2023, dilansir dari Antara.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam webinar bertajuk “Digitalisasi: Perkembangan, Kebijakan, dan Penerapannya di Sektor Bisnis”, yang disiarkan secara daring.

Padahal, lanjut Wati, pemasaran dan branding yang kuat diperlukan oleh para pelaku UMKM agar usaha mereka dapat berkelanjutan. Kurangnya branding akan menyulitkan bisnis para pelaku UMKM untuk bertahan dalam jangka panjang.

“Pemasaran produk ini memang harus dibangun,” kata dia.

Selain terkendala pemasaran, Wati mengungkapkan sebesar 51,2 persen pelaku UMKM mengaku sulit mengakses permodalan, 46,3 persen kesulitan memenuhi kebutuhan bahan baku, dan 30 persen kesulitan mengadopsi teknologi digital.

“Setiap UMKM yang sudah kami kunjungi atau amati, itu selalu kekurangan tenaga terampil dalam bidang IT,” ujar Wati.

Terlebih, lanjut Wati, untuk usaha berskala mikro di mana pemiliknya merangkap sebagai bagian pemasaran, tenaga produksi, dan tenaga IT.

Guna menghadapi berbagai tantangan tersebut, Wati memaparkan sejumlah trik yang dapat diimplementasikan oleh para pelaku UMKM.

Tips yang pertama adalah investasi di SDM yang terampil dalam bidang IT, serta alat dan infrastruktur pendukungnya. Selanjutnya, melakukan riset pasar dan kompetitor.

“Tentukan model bisnis yang akan dilakukan, apakah ingin mengubah seluruh model penjualan atau hanya sistem kerja internal, itu yang harus diputuskan,” kata dia.

Lebih lanjut, pelaku usaha juga harus menentukan platform apa yang akan digunakan, dan mempelajari search engine optimization (SEO) untuk memaksimalkan pemasaran daring.

“Kemudian, memanfaatkan semua software (perangkat lunak) yang mendukung, seperti mobile banking untuk melihat saldo secara daring,” ujar Wati.***

Foto: Dok. BRIN

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Wabup Sukabumi Lakukan Kunjungan Lapangan Program Roasting Di Dua Kecamatan 

0

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, Lakukan Kunjungan Lapangan Program Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING), di Wilayah Kecamatan Tegal Buleud dan Kecamatan Cidolog. Bertempat di Aula Kantor Desa Buniasih dan Aula Kecamatan Cidolog, Kamis 05/10/203.

Pemerintah Kecamatan Tegalbuleud dan Kecamatan Cidolog, telah melakukan langkah – langkah dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, yaitu melalui program lelang kebaikan hingga pemberian makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan balita.

Berkaitan dengan itu, Wabup berpesan kepada stakeholder yang berperan dalam penanganan stunting untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang menjadi sasaran untuk terus di beri Asupan Nutrisi.

Wabup Sukabumi Lakukan Kunjungan Lapangan Program Roasting Di Dua Kecamatan

“Saya ingin ibu Hamil Kek, Ibu Hamil Anemia terus diberi asupan nutrisi secara terus menerus dan terus di monitoring dengan rentan waktu minimal selama 3 bulan, terus lihat perkembangannya sampai tidak ada lagi stunting, hal itu supaya di generasi mendatang Sukabumi memiliki SDM yang cerdas, dan kuat,”  pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut di laksanakan pemberian makanan tambahan berbahan lokal untuk balita stunting, beras nutrizinc untuk ibu hamil, olahan ikan untuk anak stunting dan ibu hamil KEK, bantuan susu dan telur untuk ibu hamil dan penyerahan benih padi nutrizing. Serta bantuan Pemberian Makanan Tambahan Stunting.

Foto : wardogtactical

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM/Intan)

Soal Jadi Ketum PDIP, Jokowi : Masih Banyak Yang Muda-Muda

0

Wartain.com,Jakarta || Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan komentar, soal dirinya di dorongan menjadi ketua umum PDIP menggantikan Megawati Soekarnoputri.

Jokowi sempat kaget mendengar pertanyaan itu. Ia mengatakan masih banyak kader PDIP yang lebih pantas, seperti Puan Maharani dan Muhammad Prananda Prabowo.

“Banyak yang muda-muda. Mbak Puan, Mas Prananda,” kata Jokowi di Monumen Nasional, Jakarta, Kamis 05/10/2023.

Jokowi mengaku mau istirahat setelah menuntaskan masa jabatan sebagai presiden. Ia berkata ingin pulang kampung.

“Saya mau pensiun pulang ke Solo,” ujarnya.

Sebelumnya, Guntur Sukarno menyebut ada kemungkinan Jokowi menjadi ketua umum PDIP. Hal itu ia tulis dalam kolom opini di Harian Kompas, Sabtu (30/9).

Ia menyebut Megawati bisa menjadi ketua dewan pembina jika Jokowi menjadi ketua umum. Guntur beralasan kebijakan hilirisasi Jokowi dalam geopolitik global sesuai prinsip-prinsip Bung Karno.

“Langkah Jokowi untuk menjadi Ketua Umum PDIP ini sangat dimungkinkan,” ucap Guntur dalam tulisan di Harian Kompas.***

* Berbagai Sumber

Foto : CNBC Indonesia

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Dua DPO Diduga TPPO Ke Australia Kembali Dibekuk Tim Resmob Polres Sukabumi 

0

Wartain.com, Sukabumi || Kerja keras kepolisian dalam menangani TPPO terus dilakukan oleh Polres Sukabumi. Dimana, beberapa hari sebelumnya, sudah menyelamatkan 29 orang yang akan diberangkatkan ke negara Australia secara unprosedural.

Kembali, Unit Reserse Mobil (Resmob) Satuan Reskrim Polres Sukabumi Polda Jabar, berhasil menangkap dua pelaku dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO yang sebelumnya berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kedua pelaku yang berinisial AM (41 tahun) dan SA (47 Tahun) sebelumnya berupaya mengirimkan sebanyak 29 (dua puluh Sembilan) Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara illegal dari wilayah Palabuhanratu dengan tujuan negara Australia.

Puluhan calon PMI tersebut dijanjikan oleh para pelaku termasuk AM dan SA, akan diberangkatkan ke Australia melalui jalur laut, namun kemudian usahanya gagal karena keburu ditangkat petugas Kepolisian dari Polres Sukabumi pada tanggal 30 September 2023.

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede pada saat dikomfirmasi oleh awak media, membenarkan tentang penangkapan dua pelaku TPPO yang sebelumya dinyatakan buron itu.

Dua DPO Diduga TPPO Ke Australia Kembali Dibekuk Tim Resmob Polres Sukabumi

“Ya, benar petugas kami dari Reskrim telah menangkap dua pelaku dugaan tindak pidana TPPO yang kemarin sempat buron di dua wilayah, yaitu Cimahi dan Garut, sehingga dalam kasus dugaan TPPO yang kami ungkap diwilayah Palabuhanratu saat ini sudah ada 4 pelaku yang kami amankan,” jelas Kapolres, Kamis 05/10/2023.

Menurut Maruly, kedua pelaku yang berhasil ditangkap itu, ternyata mempunyai peran yang penting dalam kasus dugaan TPPO Palabuhanratu yang telah berhasil digagalkan pihaknya.

“SA berperan mempunyai link ke negara Australia sedangkan AM berperan sebagai pencari kapal untuk keberangkatan,” ungkapnya.

Kemudian Kapolres mengatakan, untuk para korban calon PMI, saat ini sementara ditampung di Gedung Palamarta Cibadak Sukabumi yang merupakan Gedung Milik Kementerian RI dan sebelumnya para korban ini tinggal dirumah kontrakan diwilayah Kecamatan Palabuhanratu.

“Kami bekerjasama dengan Instansi terkait, saat ini sedang melakukan pemeriksaan kesehatan, psykologis, dan tentunya membantu proses kepulangan korban ke kampung halamannya masing-masing,” tutupnya.***

Foto : Humas Polres Sukabumi

Editor : Aab Abdul Malik

(Ruswandi)

HUT TNI Ke-78, Panglima TNI Dan Kapolri Teken MoU Perkuat Sinergitas

0

Wartain.com || Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meneken nota kesepahaman kerja sama (MoU) memperkuat sinergi terutama dalam latihan, operasi, pengamanan dan pendidikan.

Dokumen kerja sama itu ditandatangani oleh Panglima dan Kapolri pada sela-sela Upacara Parade dan Defile HUT Ke-78 TNI di Monumen Nasional, Jakarta, Kamis 05/10/2023, melansir Antara.

Laksamana Yudo, saat jumpa pers selepas acara menjelaskan MoU itu mencakup kerja sama pengamanan, latihan pasukan, operasi, dan kegiatan pendidikan.

“Tentunya itu nanti akan kami laksanakan sesuai dengan derajat kemungkinannya akan sejauh mana, kami akan siapkan untuk itu,” kata Panglima TNI menjawab pertanyaan wartawan.

Dalam peringatan HUT Ke-78 TNI, sinergi dua instansi itu terlihat salah satunya saat TNI menampilkan aksi terjun payung di atas langit Monumen Nasional. Para penerjun yang jumlahnya sebanyak 78 orang merupakan prajurit TNI dan anggota Polri.

TNI dan Polri dalam tiap kegiatan nasional dan internasional, termasuk dalam pengamanan pemilihan umum juga konsisten bekerja sama. Dalam pengamanan pemilu, prajurit TNI membantu anggota Polri menjaga ketertiban dan memastikan situasi tetap kondusif.

Sementara itu, terkait Pemilu 2024, Panglima TNI kembali menegaskan TNI netral. Dia menilai kunci utama kesuksesan pemilihan umum hanya terwujud apabila TNI, Polri, dan ASN netral.

“Saya menekankan pada prajurit saya seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bagaimana cara-cara TNI tetap netral, karena kuncinya cuma satu dalam menyukseskan pemilu kuncinya TNI, Polri, ASN harus netral,” kata Panglima TNI saat jumpa pers selepas upacara.

Panglima TNI dalam berbagai kesempatan terus mengingatkan para prajurit untuk bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis. Dalam bimbingan teknis terkait netralitas pemilu di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, bulan lalu (12/9), Panglima mengeluarkan enam instruksi terkait penerapan netralitas TNI.

Pertama, prajurit dan PNS TNI tidak memihak atau memberikan dukungan kepada partai politik atau pasangan calon. Kedua, prajurit dan PNS TNI tidak memberikan fasilitas atau sarana dan prasarana TNI sebagai sarana kampanye. Ketiga, prajurit dan PNS TNI tidak memberikan arahan kepada keluarga prajurit/PNS TNI terkait pemilu.

Keempat, prajurit dan PNS TNI tidak memberikan tanggapan terhadap hasil hitung cepat (quick count) dalam bentuk apa pun. Kelima, atasan atau komandan menindak tegas prajurit dan PNS TNI yang terlibat politik praktis. Keenam, prajurit dan PNS TNI yang mencalonkan diri misalnya sebagai calon anggota legislatif/calon kepala daerah harus mengundurkan diri.

Panglima, dalam acara itu, menyampaikan poin kedua, yaitu terkait peminjaman fasilitas, tempat, sarana dan prasarana, dapat menjadi celah yang rawan.

“Sekarang umpama begini, ada senior kita kepada Pangdam (panglima daerah militer), dek tolong dek saya pinjam kendaraan-nya untuk angkut saudara-saudara sekarang lagi di sana tidak ada kendaraan. Yang dimaksud saudara itu kalau menurut saya kakak dan adik saya, tetapi ada juga yang banyak sekali, termasuk masyarakat, dan ternyata ujung-ujungnya partai. Ini yang makanya kita tidak memberikan begitu saja,” kata Yudo kepada jajarannya bulan lalu.

Kemudian, terkait poin tidak memberikan arahan, Panglima menjelaskan prajurit hanya dapat memberikan arahan terkait pengamanan atau untuk kepentingan menjaga situasi tetap kondusif dan tertib, bukan mengarahkan keluarganya atau orang-orang di sekitarnya untuk memilih calon atau partai tertentu.

Untuk poin empat, tidak memberikan tanggapan terhadap hasil hitung cepat, Panglima mengingatkan prajurit termasuk para perwira agar berhati-hati terutama saat mereka melihat hasil hitung cepat itu di media sosial. Yudo menegaskan TNI dan masing-masing angkatan punya tim siber yang dapat memantau aktivitas prajurit di media sosial.***

Foto: Antara/Genta Tenri Mangawi

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Teten: Transformasi Digital Sekedar Jualan Online Tapi Memodernisasi UMKM

0

Wartain.com || Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekedar membahas cara berjualan pada platform online melainkan memodernisasi UMKM

“Saya diserang, Pak menteri tau tidak artinya COD (Cash on Delivery), affiliator, seller dan lain sebagainya. Bukan itu. Kita mau ke sini (modernisasi UMKM) kok diskusinya masih di bottom,” kata Teten Masduki dalam acara Indonesia Digital MeetUp (IDM23) di Jakarta, Kamis 05/10/2023, mengutip Antara.

Teten menuturkan jika Indonesia ingin menjadi negara maju pada tahun 2045 dengan pendapatan per kapita di atas 13.000 dolar AS, bisnis di Indonesia harus diubah dengan model dan produk yang lebih kompetitif dan inovatif.

Jika masih berkutat dengan UMKM yang 97 persennya di sektor mikro dan kecil, tidak akan mampu mengantarkan Indonesia menjadi negara maju dan malah terjebak di dalam negara berpendapatan menengah. Apalagi jika usaha mikro dan kecil tersebut hanya bersifat subsisten atau hanya memenuhi kebutuhan rumah dan tidak menggunakan teknologi tinggi.

“Tidak mungkin kita dalam waktu 20 tahun ke depan empat kali pilpres, bisa punya pendapatan di 13.000 dolar AS. Karena itu Presiden sudah menginstruksikan termasuk kepada saya supaya segera memodernisasi usaha UMKM dengan membuka peluang-peluang bisnis baru lewat hilirisasi,” ujarnya.

Sejumlah sektor UMKM yang potensial dikembangkan dalam hilirisasi adalah rumput laut yang bisa diproduksi menjadi barang setengah jadi. Lalu, minyak atsiri yang bisa digunakan sebagai industri fragfrance, dan sektor akuakultur dan agrikultur lainnya.

“Kita kaya dengan herbal tapi ternyata bisa diproduksi ekstraknya dengan teknologi yang rendah dan sederhana kita bisa menjadi supply chain untuk industri kosmetik, farmasi, food dan lain sebagainya,” sambungnya.

“Peluang bisnis baru ini harus diciptakan bukan lagi melahirkan tukang bakso lagi tukang keripik lagi tukang dodol lagi tukang anyaman lagi ini yang harus kita ciptakan karena kita butuh menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih berkualitas,” tambah Teten.

Lebih lanjut Teten mengatakan pelaku usaha baru untuk tidak menjadi kompetitor dari para pelaku UMKM yang sudah ada. Menteri Teten berpendapat, jika pengusaha muda menjadi kompetitor bagi pelaku UMKM, maka skala usaha UMKM akan kesulitan untuk berkembang. Belum lagi harus bersaing dengan produk-produk asing yang masuk ke Tanah Air.

“Kita ingin sebenarnya melahirkan entrepreneur-entepreneur baru dari kalangan anak muda yang aware dengan teknologi dan aware pada bisnis model yang inovatif yang relevan yang relevan dan tidak menjadi kompetitor dari para pelaku UMKM yang sudah ada,” tuturnya.***

Foto: Bisnis/Dwi Rachmawati

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Pertandingan Timnas Indonesia vs Brunei Resmi Digelar Di GBK

0

Wartain.com || Timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 12 dan 17 Oktober mendatang. Laga tersebut digelar dalam format home and away.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut laga akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Venue dipindah dari sebelumnya di Stadion Jakabaring, Palembang.

“Untuk semua yang lagi kerja, jangan lupa sarapan biar kerjanya semangat! Nanti tanggal 12 Oktober, kita dukung Timnas Indonesia sama-sama di Gelora Bung Karno,” tulis Erick di akun Instagram-nya.

Sebelumnya, PSSI menunjuk Stadion Jakabaring Palembang sebagai venue pertandingan pada 12 Oktober itu. Namun, kabut asap yang sedang melanda Palembang dan sekitarnya membuat laga tersebut harus dipindah.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sudah memanggil 25 pemain untuk dua laga tersebut. Namun, gelandang yang memperkuat Jong Utrecht, Ivar Jenner, tidak ikut karena alami cedera.***

Foto: Dok. PSSI

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)