26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 552

Penandatanganan MoU KemenP2MI dengan Universitas Al-Khairat, Kolaborasi Pemberdayaan dan Perlindungan PMI 

0

Wartain.com || Kementerian P2MI melakukan penandatanganan MOU bersama Universitas Al-Khairat (Unisapalu) yang dilakukan di Universitas Al-Khairat tepatnya di Aula Fakultas Kedokteran, Senin 09/06/2025.

Kegiatan bertujuan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, riset, dan pemberdayaan dalam Perlindungan Pekerja Migran.

Abdul Kadir Karding Menteri P2MI berharap kampus tersebut ikut mensosialisasikan pentingnya migrasi aman, melakukan kajian soal isu pekerja migran, serta membuka ruang edukasi seperti kelas migran, meski dalam bentuk ekstrakurikuler.

“Kami juga mendorong literasi keuangan dan hukum ketenagakerjaan bagi mahasiswa, serta keterlibatan kampus dalam pemberdayaan pekerja migran dan keluarganya. Ke depan, semoga Palu bisa memiliki Migran Center sebagai pusat layanan terpadu,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh Dosen dan staf tenaga pendidik yang berada di Universitas tersebut.

“Terima kasih saya sampaikan kepada Rektor, Bapak Dr. Muhammad Yasin, atas sambutan hangat dan komitmennya dalam mendukung pelindungan serta pemberdayaan pekerja migran Indonesia,” tandasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Mendikdasmen Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi Laptop Era Nadiem

0
Oplus_131072

Wartain.com || Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menghormati Kejaksaan Agung yang menyidik dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook periode 2019-2022.

Dugaan korupsi laptop itu terjadi kala kementeriannya masih bernama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan dipimpin Nadiem Makarim.

“Kami mendukung proses hukum yang sedang berjalan dan kami menghormati. Namun tetap harus berpegang pada praduga tak bersalah,” ujar Abdul Mu’ti saat mengunjungi kantor Tempo, Kamis, 5 Juni 2025.

Di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kemendikbudristek dipecah menjadi tiga bagian: Pendidikan Dasar dan Menengah; Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; dan Kementeriaan Kebudayaan.

Kasus ini masih tahap penyidikan umum di Kejaksaan Agung. Kejaksaan menyebut, mereka menemukan adanya kongkalikong untuk memaksakan pengadaan laptop berbasis chromebook pada periode 2019-2022 yang menelan anggaran Rp 9,9 triliun. Dari jumlah itu, Rp 6,3 triliun berasal dari dana alokasi khusus atau DAK.

Tiga staf khusus Nadiem Makarim, Mendikbudristek saat itu, telah dicegah ke luar negeri. Penyidik kejaksaan juga telah menggeledah tempat tinggal mereka. Ketiganya adalah Jurist Tan, Fiona Handayani dan Ibrahim Arif.

Penyidik telah memanggil ketiganya untuk diperiksa, namun tidak hadir. Penyidik menjadwalkan pemeriksaan ulang ketiganya pada pekan depan.

Abdul Mu’ti menuturkan pengusutan kasus ini tidak ada kaitannya dengan dirinya. “Kebijakan itu murni pada masa Nadiem yang tidak ada hubungannya dengan saya,” ujar dia.

Berdasarkan keterangan kejaksaan, sebelum dilakukan pengadaan Chromebook yang menelan anggaran fantastis itu, sudah ada uji coba pengadaan 1000 laptop berbasis chromebook pada 2018-2019. Hasilnya, pengadaan chromebook dinilai tidak efektif karena jaringan internet di Indonesia belum merata. Oleh karena itu tim teknis pengadaan merekomendasikan pengadaan laptop berbasis Windows.

Namun, dalam pelaksanaannya, Kemendikbusristek tetap melaksanakan pengadaan laptop berbasis chromebook. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar mengatakan, Jurist dan Fiona diduga berperan membuat analisis yang akhirnya menggolkan pengadaan chromebook tersebut. “Mereka yang menganalisis, tapi atas perintah siapa itu yang nanti dicari,” ujar Harli, Rabu, 28 Mei 2025. Sementara Ibrahim, namanya ada dalam sebuah tim pengadaan.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Diduga Kurang Hati-hati, Seorang Pengendara Motor Meninggal di Jalan Alternatif Munjul-Nagrak

0

Wartain.com || Diduga kurang hati-hati, seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal di jalan alternatif Nagrak-Munjul, Desa/Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 08/06/2025.

Korban diduga kehilangan kendali saat membawa kendaraannya di jalan menurun dan menikung, lalu terjun ke sungai sedalam 15 meter.

Dihubungi wartain.com lewat sambungan telepon, Kapolsek Nagrak Iptu Asep Suhriat, SH,  menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.00 WIB. Sepeda motor Honda Vario bernomor polisi F 4147 NE dikendarai Hapid Hartono (70)  dengan seorang penumpang yakni istrinya yang bernama Hartini (64), melaju dari arah Nyalindung menuju Nagrak Utara.

“Saat melintasi jalan menurun dan menikung ke kiri, diduga rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, pengendara kehilangan kendali, menabrak tanggul, dan akhirnya terperosok ke dalam sungai sedalam sekitar 15 meter. Pengendara dan penumpang ikut jatuh ke dalam sungai bersama kendaraan,” jelas Kapolsek Nagrak, Senin 09/06/2025.

Diduga Kurang Hati-hati, Seorang Pengendara Motor Meninggal di Jalan Alternatif Munjul-Nagrak (foto : Istimewa)

Kapolsek menyebut Hapid mengalami luka serius pada tangan dan leher serta dinyatakan meninggal di tempat kejadian. “Sementara itu, penumpangnya, Hartini (istri korban), mengalami luka memar dan lecet di bagian perut dan wajah. Ia segera dilarikan ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” terang Asep Suhriat.

Tim penyelamat gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk BPBD Kabupaten Sukabumi, Polsek Nagrak, Unit Laka Lantas Polres Sukabumi, Damkar Rescue Parungkuda, Pramuka Peduli, PMI, Tagana, dan warga sekitar, berhasil mengevakuasi korban dan mengamankan kendaraan dari dasar jurang.

“Korban meninggal telah diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka. Sementara korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kendaraan juga telah diamankan oleh Unit Laka Lantas Polres Sukabumi,” pungkas Kapolsek Nagrak.

Diketahui, kedua korban laka tunggal beralamat di Kp. Warung Bandrek RT 004 RW 012, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Lagi! Kembali Terjadi Rumah Panggung Hangus Dilahap Sijago Merah

0

Wartain.com || Dinas Pemadam Kebakaran (DISDAMKAR) Kabupaten Garut kembali melaksanakan penanganan kebakaran.

Disdamkar mendapatkan laporan adanya kebakaran 1 Unit Rumah Hangus di Kp. cikadu Desa Cilawu kecamatan Cilawu Kabupaten Garut, Provinsi Jawa barat, Minggu 08/06/2025 ini terjadi sekitar pukul 17.24 WIB.

2 unit kendaraan Pancar dan Supply Mako dibantu dengan beberapa personil diluncurkan untuk memadamkan 1 Unit Rumah Hangus dilahap Sijago Merah.

Kronologis Menurut kesaksian pemilik rumah, api berawal muncul dari Tungku Pembakaran yang menyambar, tak lama api membesar melahap seluruh rumah yang kebanyakan terbuat dari kayu.

Pengecekan area yang terbakar melakukan pemadaman dan pendinginan dengan menggunakan pola 1A. Akibat kejadian ini kerugian masih dalam proses penyelidikan.

Danru Damkar menyebutkan “Kebakaran Rumah menjadi salah satu kejadian yang sering terjadi, Kita harus mencegah berbagai faktor yang dapat menyebabkan kebakaran. Hindari penggunaan bahan yang mudah terbakar,” tegasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Menteri P2MI Menerima Tanah Hibah dari Wali Kota Palu Seluas 2 Hektar

0

Wartain.com || Menteri P2MI menerima penyerahan tanah hibah seluas 2 hektare dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palu di Taman Vatulemo, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu 08/06/2025

Penyerahan tanah hibah itu ditandai dengan penandatanganan bersama antara Menteri Karding dengan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

Abdul Kardir Karding Menteri P2MI mengucapkan terima kasih dan merencanakan tanah hibah itu untuk pembangunan Migran Center yang terdiri dari pusat layanan, sekolah vokasi hingga penerbitan sertifikasi.

“Di Kota Palu ini nanti kita akan melibatkan dirikan Migran Center yang melibatkan banyak pihak. Migran Center itu adalah tempat layanan, tempat vokasi, tempat sertifikasi, dan segalanya di dalam sana, termasuk informasi untuk yang belum kerja di luar itu juga ada di situ,” ucap Karding

Iapun berharap pembangunan Migran Center di Palu akan meningkatkan jumlah dan kualitas penempatan pekerja migran Indonesia.

“Pembangunan ini kita harapkan memacu jumlah dan kualitas penempatan warga kira ke luar negeri dan ini akan sangat membantu bagi ekonomi daerah, ekonomi keluarga dan juga mengurangi pengangguran, sekaligus mengurangi kemiskinan,” tambahnya.

Kemudian Hadianto Rasyid Wali Kota Palu mengatakan, alasan pihaknya menghibahkan tanah untuk pembangunan Migran Center karena Kota Palu merupakan daerah penyangga di Sulawesi Tengah.

Dia berharap pembangunan Migran Center dapat membantu calon pekerja migran Indonesia dari Sulawesi Tengah untuk pelatihan kerja, hingga penerbitan sertifikasi.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Pendidikan Karakter Panca Waluya Gelombang Kedua Dimulai Kembali

0
Oplus_0

Wartain.com || Sebanyak 18 siswa mengikuti program “Pendidikan Karakter Panca Waluya Jabar Istimewa” gelombang kedua.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Purwanto pun menyerahkan para siswa secara langsung kepada Komandan Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Letkol INF Ustadzi Rahmad di Cikole Lembang, Minggu (8/6/2025).

“Hari ini kita serahkan anak-anak ke Dodik setelah melalui prosedur persetujuan orang tua yang dikoordinasikan oleh Cabang Dinas Pendidikan dan sudah kita serahkan untuk mengikuti pelatihan penguatan karakter,” ujar Kadisdik.

Kadisdik menjelaskan, sebanyak 70 siswa lain yang mengikuti Pendidikan Karakter Panca Waluya Jabar Istimewa gelombang 2 akan diserahkan pada Senin (8/6/2025).

“Besok akan ada tambahan, masih dalam tahap konfirmasi dan koordinasi oleh semua cabang dinas,” katanya. Kadisdik pun memastikan seluruh siswa yang diserahkan sudah mengikuti cek kesehatan secara menyeluruh.

Kadisdik menilai, para siswa memiliki potensi yang istimewa. “Mereka perlu pengondisian yang mungkin selama ini tidak didapatkan di rumah atau masyarakat. Kekosongan itu yang akan kita isi di Dodik. Seperti bangun pagi, salat bareng, makan bareng, olahraga bareng, belajar bareng, belajar kesigapan, kedisplinan, kebersihan, dan peduli pada diri sendiri,” terangnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Disdik Kabupaten Sukabumi Gelar Sosialisasi SPMB Tahun 2025 di SMPN 3 Cibadak

0
Oplus_0

Wartain.com || Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi menggelar sosialisasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP tahun 2025 kepada seluruh kepala SMP se-Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini dipusatkan di SMPN 3 Cibadak, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu 04/06/2025.

Sekretaris Disdik Kabupaten Sukabumi, Khusyairin, menyebut mulai tahun ini terjadi perubahan istilah dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi SPMB, seiring putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan pendidikan dasar harus benar-benar gratis.

“Dengan putusan MK tersebut, kami bertekad bahwa proses penerimaan siswa baru tahun ini harus nol rupiah. Artinya, benar-benar gratis untuk seluruh sekolah negeri. Termasuk seragam dan perlengkapan lainnya, tidak boleh ada pungutan apa pun,” kata Khusyairin.

Ia menyampaikan bahwa perlahan kebijakan pendidikan gratis juga akan menyentuh sekolah swasta, terutama untuk peserta didik dari kalangan tidak mampu. Namun, Khusyairin mengakui ada tantangan tersendiri karena mekanisme pembiayaan sekolah swasta berbeda.

“Kalau swasta, biaya operasional mereka memang tidak dibiayai pemerintah. Terutama sekolah berasrama atau boarding school, masih ada biaya non-pendidikan yang merupakan tanggung jawab yayasan dan orang tua murid. Tapi secara prinsip, bagi masyarakat tidak mampu, harus tetap gratis,” jelasnya.

Salah satu pertanyaan yang paling banyak disampaikan para kepala sekolah dalam forum tersebut adalah tentang bagaimana sekolah swasta membiayai operasional jika semua peserta didik harus gratis.

Karena guru swasta tidak digaji pemerintah. Tapi pemerintah sekarang sedang menyiapkan konsep, termasuk kemungkinan semua guru disertifikasi dan dibayar oleh negara. Proses ini bertahap, tidak bisa instan. Jadi saya minta pihak swasta tidak panik, tunggu informasi resmi dari pemerintah,” ucap Khusyairin.

Terkait kesiapan sekolah, ia memastikan seluruh sekolah negeri sudah siap menerapkan kebijakan pendidikan gratis. “Saya sudah tugaskan Kabid SMP sebagai penanggung jawab. Beliau saya minta hadir penuh di lokasi sampai acara selesai,” ujarnya.

Ia juga menegaskan Disdik ingin mewujudkan pendidikan dasar yang berkeadilan dan tetap bermutu, tanpa membebani orang tua dengan pungutan-pungutan yang selama ini kerap muncul.

“Kita ingin perubahan besar, tapi tanpa mengorbankan mutu pendidikan. Biaya samen, perpisahan, kenaikan kelas, itu semua tidak boleh ada lagi. Bahkan pungutan atas nama komite pun sekarang kami larang,” katanya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Dibalik Wajah Suram Warga Gaza, Tampil Pemimpin Kontroversial yang Menentang Hamas, Siapa Dia? 

0
Oplus_0

Wartain.com || Suramnya warga Gaza yang dilanda perang, tempat kelaparan, ketidakpercayaan, dan kekuasaan milisi saling bertabrakan, seorang pria bangkit untuk mengklaim kendali atas sepetak wilayah, menawarkan apa yang disebutnya “keselamatan dan ketertiban”.

Dia adalah seorang pria yang bernama Yasser Abu Shabab, seorang pemimpin klan dari Rafah yang sekarang memimpin milisi kontroversial yang diduga berada di bawah perlindungan Israel dan secara langsung menentang Hamas.

Siapa Yasser Abu Shabab? Pemimpin Gangster Gaza yang Dipersenjatai Israel untuk Melawan Hamas

1. Pemimpin Gangster di Gaza

Dulunya seorang tokoh terkenal di dunia kriminal bawah tanah Gaza, dengan dugaan hubungan dengan perdagangan narkoba dan kelompok ekstremis seperti Daesh, Abu Shabab kini telah mengubah citranya sebagai komandan ‘Pasukan Rakyat’, sebuah unit yang dideklarasikan sendiri yang katanya melindungi warga sipil dan bantuan kemanusiaan dari kekacauan dan cengkeraman Hamas.

Transformasi Abu Shabab dari anggota klan menjadi pemimpin bersenjata berlangsung cepat dan terbuka. Minggu ini, ia merilis pesan video yang mengklaim kelompoknya, yang secara resmi disebut al-Quwat el-Shabeyaa (Pasukan Rakyat atau Popular Forces), telah menguasai Rafah timur. Ia mendesak warga sipil yang mengungsi untuk kembali, menjanjikan makanan, tempat berteduh, dan perlindungan di kamp-kamp darurat yang didirikan di bawah pengawasan militer Israel.

2. Merekrut Anggota Klannya Melansir

NDTV, para pejuangnya, yang sebagian besar adalah kerabat, terlihat mengenakan seragam berbendera Palestina dan lambang “unit antiterorisme”. Mereka terlihat mendirikan tenda, menurunkan tepung dari truk, dan mendistribusikan perbekalan, semuanya di dalam zona yang dikuasai IDF. Abu Shabab menegaskan kehadirannya di zona yang dikuasai Israel “bukan karena pilihan, tetapi karena kebutuhan, untuk mencegah rencana pengungsian

3. Ingin Melawan Hamas

Misi milisinya adalah untuk membela warga sipil dari apa yang disebutnya “terorisme pemerintah de facto [Hamas]” dan penjarahan bantuan yang merajalela. “Kami beroperasi di bawah legitimasi Palestina,” katanya, yang menunjukkan hubungan dengan Otoritas Palestina (PA) di Ramallah, meskipun PA tetap bungkam mengenai afiliasi apa pun

Dengan runtuhnya sistem kemanusiaan Gaza, dan blokade bantuan Israel memasuki minggu ke-12, setiap kemiripan struktur menarik perhatian. Para pendukung Abu Shabab berpendapat bahwa pasukannya hanya turun tangan di mana tidak ada orang lain yang akan melakukannya.

Hamas baru-baru ini mengeksekusi empat orang karena menjarah bantuan, menurut laporan Reuters, dan kelompoknya mengklaim bahwa mereka mencegah pencurian tersebut. Namun pejabat Hamas menuduhnya melakukan hal yang sama, dengan mengatakan bahwa anak buahnya telah mencegat bantuan di dekat Kerem Shalom dan Jalan Salah al-Din.

4. Alat Memecah Belah Perjuang Rakyat Palestina

Seorang pejabat Hamas menepis Abu Shabab sebagai “alat yang digunakan oleh pendudukan Israel untuk memecah belah front internal Palestina,” sementara yang lain menyebutnya sebagai kolaborator langsung.

Laporan oleh Quds News dan outlet seperti Haaretz dan The Washington Post menunjukkan bahwa kelompok Abu Shabab beroperasi di bawah perlindungan militer Israel penuh. Para saksi mengatakan mereka telah melihat para pejuangnya menjarah konvoi dan menuntut “uang perlindungan” dari para pengemudi, sementara tank-tank Israel mengawasi tanpa gangguan.

Dalam satu insiden yang dilaporkan, anak buahnya menembaki konvoi bantuan yang berjarak 100 meter dari tank Israel, tanpa ada tanggapan dari para tentara. Serangan udara Israel kemudian menewaskan enam perwira Palestina yang mencoba mencegah penjarahan. “Orang-orang bersenjata memukuli pengemudi dan mengambil semua makanan jika mereka tidak dibayar [uang perlindungan],” kata seorang pejabat senior di Gaza kepada Haaretz.

5. Kolaborator atau Pelindung?

Kebangkitan Abu Shabab telah menciptakan perpecahan yang dalam di dalam masyarakat Palestina.

Bagi sebagian orang, ia mewakili bentuk baru tatanan lokal, kekuatan yang diperlukan di wilayah yang tidak memiliki pemerintahan. Halaman Facebook Abu Shabab menggambarkannya sebagai “pemimpin akar rumput yang menentang korupsi dan penjarahan,” dan para pendukungnya berpendapat bahwa ia melakukan apa yang gagal dilakukan Hamas: melindungi rakyat dan memastikan bantuan sampai ke tempat yang membutuhkan.

Hal ini mengubah Yasser Abu Shabab dari orang kuat lokal menjadi calon pesaing kekuasaan di Gaza selatan, yang secara langsung menantang cengkeraman Hamas yang telah lama ada. Bagi Israel, ia bisa menjadi pemimpin lokal yang mereka harapkan: seseorang yang dapat menguasai suatu wilayah, setidaknya untuk saat ini, sementara perang terus berlanjut dan Hamas terusir.

6. Hanya Efektif untuk Jangka Pendek

Beberapa pengamat membandingkan Pasukan Populer Abu Shabab dengan ‘Dewan Kebangkitan’ di Irak – milisi suku yang didanai AS untuk mengalahkan al-Qaeda pada pertengahan tahun 2000-an. Kelompok-kelompok tersebut efektif dalam jangka pendek tetapi akhirnya bubar atau berubah menjadi bermusuhan setelah pasukan asing mundur.

7. Kaki Tangan Israel

November lalu, surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa militer Israel “membiarkan geng-geng di Gaza menjarah truk bantuan dan memeras biaya perlindungan dari para pengemudi.” Para penjarah itu mengenakan “biaya perlindungan” sebesar $4.000 untuk setiap truk atau mengambil alih seluruh truk dan menjual bantuan tersebut di pasar gelap.

Hebatnya, penjarahan itu terjadi di bawah todongan senjata sementara tank-tank dan tentara Israel diposisikan hanya puluhan meter jauhnya. Pasukan itu biasanya menembak mati orang Palestina yang pertama kali terlihat dalam jangkauan mereka, apalagi yang berdiri di depan mereka dengan senjata.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Motor Ojol di Sukabumi Raib Saat Istirahat

0

Wartain.com || Nasib nahas menimpa Muhamad Try Pamungkas (28), seorang pengemudi ojek online asal Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Sepeda motor yang menjadi andalan utamanya dalam bekerja raib digasak pencuri saat dirinya tengah beristirahat menunggu pesanan.

Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (5/6)2025) dini hari di kawasan Jalan Pelabuhan II, RT 03/18, Kelurahan Dayeuhluhur, tepat di samping Raja Gadai. Motor milik Try, jenis Honda Scoopy warna coklat hitam dengan nomor polisi F 6632 OG, diketahui hilang saat ia memutuskan rehat di rumah temannya.

“Saya sedang online mencari penumpang malam itu. Karena belum ada order, saya ikut istirahat di rumah teman. Motornya saya parkir di teras rumah warga, posisinya gang buntu dan sudah terkunci stang,” ujar Try, Minggu (8/6/2025).

Saat hendak pulang pada pagi harinya sekitar pukul 06.12 WIB, Try terkejut karena motor yang ia parkir sudah tidak berada di tempat. Tanpa menunggu lama, ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Warudoyong sekitar pukul 06.30 WIB.

Pihak kepolisian telah menerima laporan dan menyatakan bahwa kasus pencurian ini kini dalam tahap penyelidikan. Try mengaku sangat berharap kendaraannya dapat ditemukan kembali, mengingat motor tersebut merupakan satu-satunya kendaraan keluarga dan alat kerja utamanya sebagai ojol.

“Motor itu bukan cuma alat kerja saya, tapi juga satu-satunya kendaraan keluarga. Saya berharap bisa ditemukan dalam kondisi utuh,” ucap Try penuh harap.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Selama Juni-Juli Pemerintah Siap Intervensi Harga Beras 

0
Oplus_0

Wartain.com || Pemerintah akan melakukan upaya intervensi harga dan pasokan beras selama Juni dan Juli 2025. Selain bantuan pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras juga akan disalurkan.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyebut, beras SPHP yang akan didistribusikan sebanyak 250 ribu ton. Angka ini naik dari penyaluran Januari-Februari 2025 sebanyak 181 ribu ton.

“SPHP disiapkan 1,5 juta ton setahun, (untuk Juni-Juli) disalurkan 250 ribu ton. Sebelumnya Januari-Februari 2025 181 ribu ton,” kata Arief kepada wartawan Minggu (8/6/2025).

Arief mengatakan, penyaluran beras SPHP alias beras dengan harga yang murah ini akan dilaksanakan secepatnya berbarengan dengan bantuan pangan beras. Pemerintah juga akan mengutamakan distribusi SPHP ke daerah dengan harga beras yang tinggi.

“SPHP secepatnya Juni ini,” terangnya.

Beras SPHP dapat dikatakan beras murah karena didistribusikan ke pasar tradisional dan ritel modern dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium Rp 12.500/kg. Biasanya beras SPHP dijual dalam kemasan 5 kg, jadi harganya di pasaran Rp 62.000.

Harga beras SPHP juga menyesuaikan HET masing-masing daerah yang dibagi tiga zona. Misalnya untk zona 1 HET Rp 12.500/kg terdiri dari Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi.

Kemudian zona 2 HET beras medium Rp 13.100/kg, meliputi Sumatera selain Lampung dan Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan dan zona 3 Rp 13.500/kg, meliputi Maluku dan Papua.

Sebelumnya, kembali ke Arief, dalam keterangan tertulis ia menjelaskan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras sejalan dengan akan disalurkannya bantuan pangan beras. Keduanya sama-sama menjadi upaya intervensi pemerintah dalam meredam fluktuasi harga beras.

Arief mengatakan telah melaporkan kepada Meteri Koodinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahwa beras SPHP dapat disalurkan kepada daerah dengan harga beras yang tinggi.

“Saya juga sudah komunikasi dengan Bapak Menko Pangan, Bapak Menteri Pertanian, beliau menyampaikan kalau ada indikasi di beberapa daerah yang memang sudah mulai naik, maka dilakukan SPHP. Ini juga sudah dilaporkan ke Bapak Presiden,” ungkapnya, dalam keterangan dia, Jumat (6/6/2025).***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)