26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 551

Situasi Los Angeles Semakin Memanas, Banyak Negara Keluarkan Travel Warning

0
Oplus_0

Wartain.com || Konsulat Jenderal China di Los Angeles, Amerika Serikat, mengeluarkan peringatan serius kepada warganya untuk tetap waspada dan menjauhi tempat-tempat berkumpul.

Travel warning ini muncul setelah situasi keamanan memburuk akibat protes yang berubah menjadi penjarahan dan kekacauan massal.

Dalam imbauan resmi yang dirilis melalui situs web dan media sosial resminya, konsulat China menyampaikan bahwa aparat penegak hukum tengah melakukan operasi di berbagai lokasi di wilayah metropolitan Los Angeles.

“Konsulat Jenderal di Los Angeles mengingatkan warga negara China di wilayah Los Angeles untuk memperhatikan pengumuman resmi dan laporan media, tetap waspada, meningkatkan kewaspadaan keselamatan, menjauhi kerumunan, tempat ramai, atau area dengan tingkat keamanan publik yang buruk, serta menghindari bepergian di malam hari atau sendirian,” demikian isi peringatan tersebut, dikutip Selasa (10/6/2025).

Kerusuhan di Los Angeles bermula dari unjuk rasa menentang tindakan keras imigrasi yang dilakukan pemerintahan Presiden Donald Trump. Protes yang berlangsung selama akhir pekan berujung pada kekerasan, penjarahan, dan bentrokan antara pengunjuk rasa dengan aparat penegak hukum federal.

Menanggapi situasi tersebut, Presiden Trump mengerahkan 2.000 personel Garda Nasional untuk mengendalikan kerusuhan dan kini mengerahkan sekitar 700 personel marinir.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menulis: “Sebuah kota besar Amerika yang dulu hebat, Los Angeles, telah diserbu dan diduduki oleh imigran ilegal dan kriminal. Kini massa pemberontak yang penuh kekerasan menyerang agen federal kita untuk menghentikan operasi deportasi-tetapi kerusuhan tanpa hukum ini justru semakin menguatkan tekad kami,” tulis Trump dalam unggahan di platform Truth Social.

Adapun kerusuhan di Los Angeles menjadi sorotan utama media pemerintah China. Saluran penyiaran nasional CCTV menyiarkan laporan sepanjang waktu tentang demonstrasi anti-ICE dan kerusuhan yang menyertainya.

Pada Minggu, CCTV membuat tagar di media sosial Weibo dengan judul “LA adalah kekacauan,” yang telah dilihat lebih dari 31,5 juta kali dan menduduki lima besar tren terpopuler.

Dalam kolom komentar unggahan CCTV, berbagai tanggapan bermunculan dari pengguna media sosial China. Beberapa memuat nada kekhawatiran, namun banyak pula yang menyindir kondisi Amerika Serikat.

Reaksi keras dari media pemerintah dan publik China terhadap situasi di AS ini mengingatkan pada momen-momen sebelumnya, seperti saat unjuk rasa besar terkait pembunuhan George Floyd pada musim panas 2020 dan insiden serangan ke Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. Pada saat-saat tersebut, pemerintah serta media China menggunakan kerusuhan di AS sebagai contoh kelemahan sistem demokrasi Amerika dan sebagai amunisi retoris untuk menyindir kegagalan kebijakan domestik Washington.***

Foto : tangkapan layar

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pesan Mendalam Sekda Provinsi Jabar, Berikan Motivasi bagi Siswa Panca Waluya Gelombang 2

0
Oplus_0

Wartain.com || “Anak-anak itu pada dasarnya hebat, tidak ada anak yang tidak hebat. Semua anak hebat!”

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman saat memberikan motivasi kepada 72 peserta program Pendidikan Karakter Panca Waluya Jabar Istimewa gelombang 2 di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Cikole Lembang, Senin (9/6/2025).

“Kebanyakan dari kita (orang tua) tidak paham atau tidak tahu kehebatan anak-anak kita. Sehingga, kesannya ‘budak teh kurang itu, kurang ieu’,” ujar Sekda.

Padahal, lanjutnya, anak itu kalau dalam psikologi kemampuannya terbagi 3, yaitu kognitif (kemampuan berpikir), afektif (mentalitas), dan psikomotorik (motorik).

“Semua anak itu hebat, tapi tidak ada yang sempurna. Jadi, hebat itu bukan hanya pintar di urusan pelajaran. Itu cuma salah satunya, hanya 20%,” ungkapnya.

Yang 80%, tambah Sekda, adalah afektif dan motorik. “Kalau di Sunda ada namanya panca waluya, yaitu cageur, bageur, bener, pinter tur singer (sehat, baik, benar, mawas diri, dan pintar). Nah, kalian di sini dilatih agar menjadi generasi panca waluya. Bukan diajari untuk perang, tapi diajari disiplin,” tegasnya.

Sekda pun mengingatkan bahwa para peserta pendidikan karakter ini bisa berubah. Semua punya peluang sama, siapa pun orangnya, dari latar belakang apa pun.

“Untuk sukses tergantung diri sendiri. Kalian punya niat dan kesungguhan, kalian bisa sukses. Sukses milik kita semua, yakinkan itu. Hidup cuma satu kali, tidak bisa terulang kembali. Cerita-cerita yang lalu tinggalkan, tinggal membuat cerita baru yang baik, membuat bangga orang tua!” serunya.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto pun berharap, pelaksanaan pendidikan karakter gelombang 2 ini berjalan lancar dan lebih baik dari sebelumnya. “Anak-anak juga semuanya sehat,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Program MBG : Pasar Baru bagi Petani dan Peternak

0
Oplus_0

Wartain.com ||  Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya menjadi solusi pemenuhan gizi anak Indonesia, tetapi juga membuka peluang besar sebagai pasar baru (captive market) untuk investasi sektor pangan dan peternakan nasional.

“Ini uang dari pajak rakyat yang kembali lagi ke rakyat. MBG menciptakan pasar baru yang pasti, karena negara akan membeli bahan pangan setiap hari,” ujar Tim Pakar Bidang Susu BGN yang juga Guru Besar IPB, Epi Taufik, dalam acara BGN Talks Episode 2: “Susu, Kunci Gizi Anak Indonesia?” yang ditayangkan melalui kanal YouTube resmi BGN, Senin (9/6/2025).

Epi menjelaskan, saat nantinya 30.000 dapur MBG beroperasi, kebutuhan harian untuk produk peternakan akan melonjak drastis.

Estimasinya, setiap dapur membutuhkan sekitar 300 kilogram daging ayam, 3.000 butir telur, dan 400 liter susu per hari.

“Kalau baru 10.000 dapur saja, produksi nasional saat ini sudah tidak cukup. Tidak ada satu perusahaan besar pun yang mampu menyuplai kebutuhan itu sendirian,” katanya.

Dengan begitu, MBG menjadi pendorong nyata bagi peternak rakyat dan pelaku industri pangan untuk meningkatkan produksi.

Bahkan, menurut Epi, program ini berpotensi menjadi insentif langsung bagi para investor untuk masuk ke sektor peternakan dan susu.

“Kalau dulu cari investor sulit, sekarang sudah jelas ada yang membeli setiap hari. Ini yang disebut Kepala BGN sebagai new emerging market,” jelasnya.

Saat ini, Indonesia masih mengimpor sekitar 3,7 juta ton susu per tahun, dan angka tersebut bisa meningkat menjadi lebih dari 8 juta ton seiring berjalan dan meluasnya program MBG.

Namun, target jangka panjangnya bukan untuk memperbesar impor, melainkan meningkatkan produksi dalam negeri dan swasembada pangan.

“Negara tidak ingin bergantung pada impor. Program ini justru menjadi stimulus agar peternak menambah sapi, membuka peternakan baru, dan meningkatkan kapasitas,” ujarnya.

Menurut Epi, MBG juga dianggap sebagai strategi nasional untuk menghadapi krisis masa depan.

Dia bilang, ada dua hal yang paling menentukan ketahanan negara adalah pangan dan energi, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti perang atau pandemi.

“Waktu Covid-19, semua negara menahan cadangan pangan. Kita mau beli pun susah. Kalau kita punya produksi sendiri, kita bisa bertahan. MBG ini salah satu jalan menuju swasembada pangan,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M

0
Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M
“Wujudkan Peduli Tebarkan Berbagi Idul Adha Penuh Berkah Sukabumi Mubarokah”

Tiga Remaja Bersenjata Tajam Diamankan Polisi di Sukabumi Saat Diduga Hendak Tawuran

0

Wartain.com || Aparat Kepolisian dari Polsek Citamiang, Polres Sukabumi Kota, berhasil mengamankan tiga remaja yang diduga hendak terlibat dalam aksi tawuran. Ketiganya diamankan saat tengah melintas sambil mengacungkan senjata tajam di kawasan Jalan Gudang, Kelurahan Cikole, Kota Sukabumi, pada Senin (9/6/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aksi tawuran di wilayah Kampung Cijangkar, Jalan Otista, Kecamatan Citamiang. Namun saat unit patroli tiba di lokasi, aksi tawuran sudah bubar.

“Petugas patroli kemudian melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi. Tak lama, ditemukan tiga remaja mengendarai satu sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam, yang jelas berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKP Astuti.

Petugas pun langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan ketiganya beserta barang bukti senjata tajam. Ketiga remaja tersebut diketahui masih di bawah umur dan diduga hendak terlibat dalam aksi tawuran yang sempat dilaporkan sebelumnya.

“Ketiganya langsung diamankan dan diserahkan ke Polsek Cikole untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama di malam hari. Aksi-aksi yang mengarah pada kekerasan jalanan dan tawuran dapat berdampak hukum serius dan membahayakan keselamatan banyak pihak.

“Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi sangat kami apresiasi. Kami akan terus meningkatkan patroli rutin demi menjaga kondusifitas wilayah,” tegas Astuti.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Program CSR Gesari Dorong Petani Muda Sukabumi Sukses Kembangkan Agrowisata Stroberi

0

Wartain.com || Program Corporate Social Responsibility (CSR) Gerakan Desa Berdikari (Gesari) yang digulirkan PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi (Semen SCG) terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha lokal di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Salah satu kisah sukses datang dari pengusaha UMKM yang bernama Muhamad Dikri (33), petani muda asal Kampung Panggeleseran, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Berawal dari hobi menanam sejak duduk di bangku sekolah dasar, Dikri kini mengelola MD Farm, sebuah kebun stroberi yang berhasil tumbuh di lahan dataran rendah, tepatnya di ketinggian sekitar 410 meter di atas permukaan laut. Keberhasilannya ini menjadi bukti bahwa dengan inovasi, kerja keras, dan dukungan yang tepat, potensi pertanian lokal bisa berkembang di luar batas konvensional.

Program CSR Gesari mulai membantu Dikri sejak tahun 2022, dan hingga 2025, ia telah menerima bantuan tiga kali. Bantuan tersebut bukan hanya berupa dana, tetapi juga pendampingan manajemen usaha dan pelatihan pengelolaan keuangan.

“Alhamdulillah saya sudah tiga kali mendapat dukungan dari Gesari. Tahun 2022 dapat Rp15 juta, tahun 2024 Rp21 juta, dan tahun ini Rp10 juta. Sangat membantu untuk pengembangan usaha, terutama perbaikan infrastruktur dan penyediaan air,” kata Dikri.

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi MD Farm adalah ketersediaan air bersih untuk irigasi. Berkat bantuan dana CSR, Dikri berhasil membangun sumur bor untuk menjamin ketersediaan air, khususnya di musim kemarau.

“Pompa air pernah rusak dan nyaris lumpuhkan operasional kebun. Tapi bantuan dari Gesari saya alokasikan untuk bikin sumur bor, jadi sekarang air aman dan kegiatan pertanian tetap jalan,” lanjutnya.

MD Farm kini tidak hanya menjadi lahan produksi stroberi, tetapi juga berkembang menjadi destinasi agrowisata lokal yang banyak dikunjungi warga dari Sukabumi hingga Jabodetabek. Pengunjung bisa menikmati sensasi memetik buah langsung dari pohonnya, sekaligus mendapatkan edukasi pertanian secara langsung.

Dalam kondisi normal, kebun ini mampu menghasilkan sekitar 50 kilogram stroberi per bulan dengan harga jual Rp80.000 per kilogram untuk sistem petik langsung. Omzet per bulan pun bisa mencapai Rp6 juta, bahkan sempat menembus Rp10 juta pada puncak panen September 2024 lalu.

Tak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pribadi, usaha Dikri juga membuka lapangan pekerjaan baru. Saat ini ia mempekerjakan tiga orang di kebunnya, dan ke depan berharap bisa membangun rumah kaca agar produktivitas tetap stabil saat musim hujan.

“Program Gesari sangat membantu kami, pelaku usaha kecil, untuk berkembang. Bukan cuma dana, tapi juga pendampingan usaha. Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi untuk kemandirian desa,” ungkapnya.

Kini MD Farm memiliki delapan varietas stroberi unggulan seperti California, Saga Honoka, dan Jumbo Bali. Keberagaman varietas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan menunjukkan keseriusan Dikri dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis inovasi.

Kisah Dikri menjadi salah satu contoh nyata bagaimana program CSR yang terencana dan berkelanjutan mampu mendorong perubahan positif bagi masyarakat. Program Gesari tidak hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga membangun ekosistem kewirausahaan lokal yang berdampak jangka panjang.

“Semoga ke depan makin banyak petani muda yang terbantu oleh program seperti ini. Yang penting semangat, terus belajar, dan tidak takut mencoba,” pungkas Dikri.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Sopir Bus MGI Tewas Terseret Kendaraan Sendiri di Palabuhanratu

0
Oplus_0

Wartain.com || Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Nasional III, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (9/6/2025) sekitar pukul 00.30 WIB. Sebuah bus MGI jurusan Palabuhanratu–Bogor mengalami kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa sopirnya, Sukanta Wijaya (59), warga Panaragan, Kota Bogor.

Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, IPDA Wangsit Edhi Wibowo, peristiwa bermula saat bus Hino tersebut berhenti sejenak dengan mesin masih dalam keadaan menyala. Saat itu, sopir turun dari kendaraan dan mengganjal salah satu roda dengan batu sebagai pengaman.

“Bus sedang berhenti dalam kondisi mesin hidup. Saat ditinggalkan sopir, kendaraan hanya diganjal batu, namun tetap melaju,” jelas Wangsit.

Begitu bus mulai bergerak, Sukanta mencoba mengejar dan masuk kembali ke dalam kabin kemudi untuk menghentikan laju kendaraan. Namun upaya tersebut gagal. Ia terpeleset, terjatuh, dan terseret oleh busnya sendiri yang terus melaju tanpa kendali.

“Korban berusaha naik ke ruang kemudi, tapi tidak berhasil. Ia terseret dan mengalami luka serius,” lanjutnya.

Bus tersebut kemudian menabrak trotoar dan pohon di sisi kanan jalan, menyebabkan kerusakan dengan estimasi kerugian sekitar Rp10 juta. Saat kejadian, tidak ada penumpang di dalam bus.

Korban sempat dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.00 WIB pagi.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi untuk memastikan keamanan kendaraan saat berhenti, terutama di jalur menurun atau ketika kendaraan ditinggal dalam keadaan mesin hidup.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Tangki Muatan Air Mineral Alami Kecelakaan di Wilayah Gekbrong – Cianjur

0

Wartain.com || Tangki bermuatan air mineral mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Jalan Raya Sukabumi Cianjur tepat nya di Pasir Tulang Gekbrong, Senin 09/06/2025

Dari informasi yang didapatkan kejadian tersebut sekitar pukul 14.00 WIB yang diduga akibat rem blong.

Kepada awak media Inspektur Dua Ika Cakra Mustika Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur menjelaskan Kendaraan tanki tersebut menabrak beberapa kendaraan yang melintas di wilayah Jalan Raya Sukabumi Cianjur Gekbrong sampai dengan Jalan Jati dan juga Jalan Pajagan Kecamatan Gekbrong.

“Yang mana kendaraan Tengki Air melaju dari arah Sukabumi melintas turunan panjang yang mengakibatkan terjadi kecelakaan di Kampung Jati dan Kampung Pajagan. Untuk dugaan sementara kami masih dalam penyelidikan, Namun demikian diduga sementara kendaraan tersebut gagal fungsi pengereman,” ungkapnya.

Lebih lanjut Cakra menjelaskan kendaraan tersebut melaju hingga 1 km sehingga menabrak kendaraan lain didepan.

“Sementara kami mendapat dari petugas kami di lapangan ada dua korban jiwa dan luka-luka lainnya. Dua orang meninggal dunia satu pengendara truk tank itu sendiri dan satu pengendara kendaraan roda dua yang berlawanan arah dari Cianjur ke Sukabumi,” ucapnya.

“Tangki tersebut mengenai 2 kendaraan di TKP awal, 3 kendaraan di TKP yang kedua dengan total ada 5 kendaraan. Semua korban sudah kami evakuasi dan korban luka-luka sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit Sayang Cianjur,” tandasnya.

Terakhir ia menjelaskan bahwa belum bisa memberikan informasi terkait identitas para korban. “Kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut, namun demikian kami pastikan nanti akan kami sampaikan,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Generasi Muda Sukabumi Diandalkan Lestarikan Budaya Lewat Ajang Binojakrama 2025

0

Wartain.coom || Upaya pelestarian budaya tradisional kembali mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Hal ini tercermin dari dukungan penuh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (Asjap), terhadap partisipasi kontingen padalangan yang akan berlaga dalam ajang Binojakrama Wayang Purwa 2025 tingkat Jawa Barat.

Dalam seremoni pelepasan yang digelar di Pendopo, Jalan Ahmad Yani, Warudoyong, Kota Sukabumi, Bupati Asjap secara simbolis melepas kontingen yang terdiri dari sejumlah seniman muda daerah. Kontingen ini diisi oleh Juru Brata atau dalang utama, Ade Barnas, putra daerah asal Cidolog, didampingi Juru Kawi, Neng Ratna, putri berbakat dari Kecamatan Gegerbitung, serta sekitar 15 orang wiyaga dari berbagai kecamatan.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi wujud nyata kita menjaga warisan leluhur. Saya bangga generasi muda kita tampil di ajang ini, membawa seni wayang golek ke level yang lebih tinggi,” ujar Asjap, Senin (9/6/2025).

Ia menegaskan bahwa keterlibatan anak muda dalam seni pedalangan adalah langkah strategis untuk regenerasi pelaku seni tradisional yang kini semakin langka. Ajang Binojakrama pun diharapkan menjadi ruang aktualisasi sekaligus promosi seni budaya lokal.

“Yang penting tampil prima dan penuh semangat. Juara itu bonus. Yang utama, semangat pelestarian jangan pernah padam,” lanjutnya.

Asjap juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku seni untuk menjaga eksistensi budaya lokal seperti wayang golek. Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan minat kawula muda terhadap dunia seni, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi seniman daerah untuk tampil di kancah yang lebih besar.

“Kita semua punya tanggung jawab bersama agar seni dan budaya warisan leluhur tetap hidup dan dicintai generasi masa depan,” pungkasnya.*** (RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Sah! Dede Latief Nahkodai DPD PSI Kabupaten Sukabumi

0
Oplus_0

Wartain.com || Suasana khidmat namun penuh semangat menandai pengukuhan Dede Abdul Latief sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sukabumi.

Acara yang berlangsung di Jakarta ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kaesang Pangarep yang secara resmi melantik Dede Latief. Dengan mengenakan kemeja putih dan iket kepala khas Sunda, Dede Latief tampak bersemangat menatap tantangan ke depan.

Dalam pidato pelantikannya, Dede Abdul Latief menyampaikan visi dan misi kepemimpinannya, yang menekankan pada peremajaan kader dan perluasan jangkauan PSI di Kabupaten Sukabumi. Ia juga menyampaikan target ambisius untuk Pemilu 2029, yaitu meraih empat kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, satu kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat, dan satu kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Target ini bukanlah mimpi belaka,” tegas pria yang akrab disapa DAL ini. “Dengan kerja keras, strategi yang tepat, dan dukungan penuh dari seluruh kader dan simpatisan PSI Kabupaten Sukabumi, saya yakin kita mampu mencapai target tersebut. Kita akan fokus pada program-program yang berdampak langsung pada masyarakat, serta mendekatkan diri kepada akar rumput,” kata Dede.

Lebih lanjut, Dede Latief menekankan komitmen PSI untuk menjadi partai yang terbuka dan inklusif. “PSI adalah partai super terbuka. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang usia, latar belakang, dan afiliasi sebelumnya, untuk bergabung dan bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih baik.”

Ia juga menekankan pentingnya peran kaum muda dalam politik, serta mengajak generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi.

Pengukuhan Dede Abdul Latief disambut antusias oleh para kader PSI Kabupaten Sukabumi. Mereka berharap kepemimpinan Dede Latif mampu membawa perubahan signifikan bagi partai dan meningkatkan elektabilitas PSI di daerah.

Kehadiran Kaesang Pangarep dalam acara ini juga menjadi simbol dukungan dan kepercayaan terhadap potensi PSI di Kabupaten Sukabumi. Dengan target yang ambisius dan komitmen untuk keterbukaan, PSI di bawah kepemimpinan Dede Latief siap menghadapi tantangan Pemilu 2029.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)